Advertisement
KASUS DB KULONPROGO : Tekan Polulasi Nyamuk, PSN Lebih Efektif daripada Pengasapan
Advertisement
Kasus DB Kulonprogo diantisipasi salah satunya dengan mengajak warga memberantas sarang nyamuk
Harianjogja.com, KULONPROGO-Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kulonprogo mengimbau masyarakat melakukan gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) secara serentak di lingkungan masing-masing.
Advertisement
Kegiatan tersebut juga hendaknya dilakukan secara rutin dan berkala agar lebih efektif mengurangi populasi nyamuk aedes aegypty.
Kepala Dinkes Kulonprogo, Bambang Haryatno mengatakan, masyarakat perlu mewaspadai ancaman penyebaran penyakit demam berdarah degue (DBD) yang biasanya meningkat pada awal tahun. Terlebih karena puncak siklus enam tahunan yang diperkirakan terjadi pada 2016 ini.
“Awal bulan ini, tercatat 23 kejadian DBD dengan satu korban meninggal dunia,” ungkap Bambang, Rabu (24/2/2016).
Bambang memaparkan, upaya pencegahan penyebaran penyakit DBD juga ditempuh melalui pengasapan atau fogging sebanyak 15 kali tahun ini. Beberapa diantaranya sudah dilakukan di sejumlah wilayah.
Meski demikian, masyarakat harus memahami jika fogging hanya mampu memutus mata rantai penularan penyakit DBD secara sementara.
“Cara paling efektif untuk menekan populasi nyamuk aedes aegypty tetaplah PSN serentak,” ucap dia.
Bambang menambahkan, pola peningkatan kasus DBD di Kulonprogo memang cenderung berbeda dibanding daerah lain. Hal itu didapat setelah tim mencermati data jumlah kejadian DBD sejak 1998 lalu. “Siklusnya bukan lima tapi enam tahunan,” kata Bambang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
- Operasi SAR Yunanta di Sungai Opak Resmi Ditutup Setelah 7 Hari
Advertisement
Advertisement




