Advertisement
Pramuka DIY akan Bentuk Saka Bidang Pendidikan dan Kebudayaan
Advertisement
Pramuka DIY akan membentuk satuan karya bidang pendidikan dan kebudayaan
Harianjogja.com, SLEMAN-Tidak lama lagi,Gerakan Praja Muda Karana (Gerakan Pramuka) Kwartir Daerah Istimewa Yogyakarta (Kwarda DIY) akan memiliki Satuan Karya (Saka) baru. Yakni Saka Widya Budaya Bakti.
Advertisement
Ketua Kwarda DIY Gusti Kanjeng Ratu Mangkubumi, pada Kamis (3/3/2016) menyebutkan saat ini sudah ada 11 Saka yang berada diampu Kwarda DIY, dan saat ini, Saka Widya Budaya Bakti adalah salah satu Saka yang belum dimiliki oleh kota yang dikenal sebagai kota pelajar dan kota budaya ini. Sebelum terbentuk, kelima institusi terkait keberadaan Saka ini memang membutuhkan banyak diskusi dan koordinasi.
"Agar ketika Saka ini terlantik, program yang dimiliki bisa menyesuaikan dan selaras dengan Undang-undang Keistimewaan," ujarnya di Bumi Perkemahan Taman Tunas Wiguna, Babarsari, Sleman.
Saka Widya Budaya Bakti adalah wadah kegiatan yang dimiliki gerakan pramuka, untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis di bidang pendidikan dan kebudayaan. Khususnya pendidikan anak usia dini, non formal dan informal, seni dan film, tradisi, sejarah, nilai budaya cagar budaya, dan museum. Bidang dapat diterapkan kepada diri, keluarga, lingkungan dan menciptakan lapangan pekerjaan.
Kelima institusi terkait, yang membentuk Saka Widya Budaya Bakti antara lain Dinas Kebudayaan DIY, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (DIY), Balai Pelestarian Cagar Budaya Jogja, Balai Pelestarian Peningkalan Purbakala Jogja, dan Museum Benteng Vredeburg.
Kepala Disdikpora DIY Kadarmanta Baskara Aji menyebutkan sejumlah persiapan berdirinya Saka Widya Budaya Bakti sudah dilakukan. Misalnya saja perumusan program jangka menengah dan jangka panjang. Konsolidasi antar institusi yang berperan juga sudah dilakukan.
"Kita tinggal tunggu saja," ungkapnya.
Meski demikian yang masih perlu menjadi perhatian adalah dukungan dana yang berasal dari lima institusi yang disebutkan tadi. Aji menambahkan, gerakan pramuka di DIY perlu dikembangkan baik di sekolah maupun di pendidikan tinggi karena pramuka mengajarkan pendidikan karakter seperti toleransi, penerimaan terhadap orang lain, pemahaman multikultur, etos kerja dan mau bekerja keras.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Penantian Sepekan Berakhir Jenazah Perwira TNI Tiba di Cimahi
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jam Lengkapnya
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
Advertisement
Advertisement




