Advertisement
PROYEK MOLOR Meningkat, Fungsi Pengawasan Dewan Harus Lebih Dimaksimalkan
Advertisement
Proyek molor di Pemkab Gunungkidul meningkat
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Meningkatkanya proyek molor di 2015 harus menjadi perhatian bersama. Jangan sampai kondisi itu terulang kembali di tahun ini.
Advertisement
Selain proses penunjukan rekanan dilakukan lebih awal, kalangan legislatif juga diminta untuk memaksimalkan fungsi pengawasan sehingga capaian buruk tersebut tidak terulang kembali.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Gunungkidul Suharno mengatakan, kinerja pemerintahan salah satunya bisa dilihat dari keberhasilan menyelesaikan program secara tepat waktu.
Saat ada program kerja yang mengalami kemoloran, pasti akan menjadi catatan tersendiri bagi Badan Pemeriksa Keuangan saat melakukan proses audit.
“Semaksimal mungkin proyek molor itu harus dikurangi. Apalagi kita saat ini sedang mengejar opini WTP dari BPK,” kata Suharno kepada wartawan, Jumat (18/3/2016).
Dia pun meminta agar eksekutif segera melakukan proses lelang untuk menghindari adanya keterlambatan dalam penyelesaian program. Jika dilihat dari data yang ada, tahun lalu jumlah pengerjaan molor lebih banyak dibadingkan yang terjadi di 2014.
Oleh karenanya, kondisi itu harus jadi perhatian bersama sehingga kejadian tersebut jangan sampai terulang kembali di tahun ini. Guna meminimalisir potensi itu, Suharno meminta kepada anggota dewan untuk meningkatkan fungsi pengasawan yang dimiliki.
Diharapkan pengawasan dilakukan tidak hanya saat proses pengerjaan dilakukan atau saat ada masalah. Namun dia menginginkan, wakil rakyat untuk aktif sejak awal mulai dari proses lelang sampai pengerjaan program itu.
“Keberhasilan program, selain dari sisi perencanaan dan pengerjaan, juga dipengaruhi saat proses lelang dilakukan. Semakin cepat proses ini dilalui, maka potensi keterlambatan bisa dikurangi,” tutur Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini.
Untuk diketahui, tahun lalu jumlah pengerjaan yang molor ada enam paket pengerjaaan, sedangkan di 2014 lalu jumlahnya hanya tiga program.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
- Operasi SAR Yunanta di Sungai Opak Resmi Ditutup Setelah 7 Hari
Advertisement
Advertisement




