Advertisement
UJIAN KESETARAAN : 1.780 Warga Bantul akan Ikuti UN Kesetaraan
Advertisement
Ujian kesetaraan di Bantul akan diikuti 1.780 warga
Harianjogja.com, BANTUL- Sebanyak 1.780 warga Bantul terdaftar untuk mengikuti Ujian Nasional (UN) Pendidikan Kesetaraan tahun ini. Pendidikan kesetaraan sendiri merupakan pendidikan non formal yang ditujukan kepada warga negara yang tidak berkesempatan mengenyam pendidikan formal di sekolah. Atau yang biasa dikenal dengan nama Kelompok Belajar (Kejar) Paket.
Advertisement
Kepala Seksi Pendataan dan Informasi Dinas Pendidikan Menengah dan Nonformal (Dimenof) Kabupaten Bantul Istadi mengatakan, dari 1.780 siswa yang terdaftar tersebut dari beragam usia dan terbagi dalam tiga paket.
“Untuk paket A atau setara dengan SD diikuti oleh 216 siswa, paket B atau setara dengan SMP diikuti oleh 698 siswa, dan paket C setara dengan SMA sebanyak 866 siswa. Usianya beragam dari yang masih muda sampai orang tua,” ujar Istadi, baru-baru ini.
Pelaksanaan pembelajaran untuk pendidikan kesetaraan ini tersentral dalam setiap Pusat Kebiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang ada di tiap tiap kecamatan di Kabupaten Bantul.
PKBM ini akan membawahi beberapa kejar yang ada di masing-masing desa dalam kecamatan tersebut. PKBM akan memberikan pelayanan pendidikan kepada masyarakat dimulai dari PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini), Paket A, Paket B, Paket C, dan KBU (Kelompok Belajar Usaha).
“Pelaksana UN pendidikan kesetaraan memang akan dilaksanakan di masing-masing PKBM, namun tidak semua akan melaksanakan ujian. PKBM yang ada murid kejar paketnya saja yang akan melaksanakan UN,” tambah Istadi saat ditemui di ruangan Kasi data dan informasi Dinmenof.
Untuk jadwal ujian, para siswa kejar paket akan mengikuti ujian pada tanggal bulan April hingga Mei, sesuai dengan jadwal untuk masing-masing paket.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Destinasi Favorit Terbaru di Sleman, Tebing Breksi Geser HeHa Forest
Advertisement
Berita Populer
- Leptospirosis di DIY Capai 453 Kasus, 38 Warga Meninggal
- PB XIV Mangkubumi Salat Jumat di Masjid Gedhe Mataram Kotagede
- Dana Desa di Kulonprogo Dipangkas, Tiap Kalurahan Dapat Rp300 Juta
- KDMP di DIY Mulai Suplai Bahan Pangan untuk Program MBG
- Keluarga ADP Pertanyakan Penghentian Penyelidikan, Ini Alasannya
Advertisement
Advertisement




