Kasus ISPA di Bantul Masih Tinggi, Dinkes Minta Warga Waspada
Kasus ISPA di Bantul masih mencapai ribuan hingga Juni 2026. Dinkes mengimbau warga menerapkan PHBS dan memakai masker saat musim kemarau.
Foto ilustrasi mudik Lebaran. - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL— Pemerintah Kabupaten Bantul memprediksi sekitar 1,8 juta pemudik akan masuk ke wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada masa mudik Lebaran tahun ini. Sejumlah langkah pengamanan dan pelayanan publik pun disiapkan untuk menyambut kedatangan para pemudik.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, mengatakan pemerintah daerah telah melakukan koordinasi bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Pengamanan akan dilakukan selama tujuh hari sebelum hingga tujuh hari setelah Lebaran.
"Harapan kami sinergi ini nanti akan menghasilkan satu kinerja yang optimal untuk memberikan layanan yang semakin baik bagi para pemudik yang kami proyeksikan berjumlah 1,8 juta se-DIY," kata Halim, Selasa (10/3/2026).
Layanan Publik Disiapkan
Halim menjelaskan, pemerintah daerah menyiapkan berbagai layanan untuk mendukung kelancaran arus mudik, mulai dari pengaturan lalu lintas hingga memastikan layanan kesehatan dan fasilitas publik tetap berjalan selama libur Lebaran.
"Dinas yang telah kami tunjuk sudah memahami layanan yang dibutuhkan oleh masyarakat pemudik. Kami optimistis dengan dukungan Forkopimda dan Forkopimkap, Bantul akan semakin kondusif pada Lebaran nanti," ujarnya.
Dishub Dirikan Lima Pos Pantau
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bantul, Singgih Riyadi, menyampaikan jumlah pemudik diperkirakan meningkat sekitar 7–10 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Puncak arus kedatangan diprediksi terjadi pada H-4 Lebaran, sementara puncak arus balik diperkirakan berlangsung pada H+2 Lebaran.
Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas, Dishub Bantul akan mendirikan lima pos pantau mulai H-7 Lebaran. Pos tersebut berada di Simpang Empat Klangon, Sedayu, Srandakan, Piyungan dan Jembatan Kabanaran serta Parangtritis.
Selain itu, Dishub juga akan memasang rambu penunjuk arah pada sejumlah jalur alternatif agar arus kendaraan tidak menumpuk di satu ruas jalan.
"Jalur yang diprediksi padat tentu ada di JJLS, Sedayu–Pajangan dan Piyungan–Prambanan. Semua sudah dikover dengan pos pantau yang kami dirikan, sehingga petugas bisa mengurai jika terjadi kepadatan lalu lintas," kata Singgih.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus ISPA di Bantul masih mencapai ribuan hingga Juni 2026. Dinkes mengimbau warga menerapkan PHBS dan memakai masker saat musim kemarau.
Jadwal SIM Keliling dan Samsat Malam SSA Bantul Agustus 2026 lengkap dengan syarat perpanjangan SIM serta layanan PKB tahunan.
Jadwal SIM Keliling Sleman Agustus 2026 lengkap di SCH, MPP, dan SIMMADE beserta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Jadwal SIM Keliling Jogja Agustus 2026 lengkap dengan lokasi, jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan C, serta biaya resmi.
Amazon untuk pertama kalinya menembus kapitalisasi pasar US$3 triliun setelah sahamnya melonjak berkat kinerja AWS dan optimisme bisnis AI.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Selasa 4 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Tugu Yogyakarta dan Kutoarjo. Simak jam keberangkatan terbaru.