Kehancuran Ekologi RI di Balik Transisi Energi Disuarakan di COP30
Nasib banyak Masyarakat Adat justru kian terancam oleh ambisi transisi energi global.
Kinerja DPRD Bantul mendapatkan kritik dari Bupati
Harianjogja.com, BANTUL- Bupati Bantul Suharsono mengkritik anggota DPRD setempat lantaran rapat paripurna molor hingga dua jam.
Kritikan itu disampaikannya di sela sidang paripurna antara Dewan dan Bupati, Kamis (31/3/2016). “Kalau molor jangan sampai dua jam, maksimal satu jam saja. Maaf bukan saya bermaksud memerintah,” ungkap Suharsono, Kamis.
Rapat paripuna tersebut dijadwalkan dimulai pukul 09.00 WIB, namun baru terlaksana dua jam kemudian atau pukul 11.00 WIB. Rapat tersebut membahas antara lain nota pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) 2015 yang disampaikan bupati. Rapat tersebut dihadiri puluhan anggota Dewan beserta pimpinan Satuan Kerja dan Perangkat Daerah (SKPD) Bantul.
Menurut Suharsono, molornya waktu selama dua jam mengganggu agenda pemerintahan lainnya. Ia berharap anggota Dewan dapat tertib soal waktu, tujuannya agar waktu kerja dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nasib banyak Masyarakat Adat justru kian terancam oleh ambisi transisi energi global.
MAXi Tour Yamaha etape 5 jelajahi Yogyakarta–Pacitan–Solo lewat JJLS, padukan touring, budaya, dan komunitas MAXi Yamaha.
Pengembang usulkan harga rumah subsidi naik 10% akibat kenaikan biaya konstruksi, material, dan tekanan nilai tukar rupiah.
Wanita di Kulonprogo dibunuh pria kenalan karena utang Rp1,2 juta. Pelaku ditangkap polisi setelah buang jasad ke Kali Ngrowo.
Pulau Katang di Lingga viral dijual Rp65 miliar di media sosial. Pemprov Kepri menegaskan pulau tidak bisa dimiliki sepenuhnya.
Menhan Sjafrie memastikan Yonif Teritorial Pembangunan di Papua Barat siap menjalankan tugas pertahanan dan pembinaan masyarakat.