Advertisement
POLEMIK PILKADUS : Forum Lurah di Bantul Ancam Judicial Review
Advertisement
Polemik pilkadus di Bantul berlanjt, forum lurah mengancam judicial riview
Harianjogja.com, BANTUL- Forum Lurah Bantul mengancam melakukan judicial review ke pengadilan apabila DPRD nekat menetapkan metode pemilihan langsung dalam memilih kepala dusun.
Advertisement
Kepala Bidang Organisasi Forum Lurah Bantul Wahyudi Anggoro Hadi mengatakan, pemilihan kepala dusun (Pilkadus) bertentangan dengan Undang-undang Desa maupun Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) yang menyatakan kepala dusun bukan jabatan politik sehingga dipilih melalui pengangkatan bukan pemilihan langsung.
Seperti diketahui, DPRD Bantul kini tengah menggodok Peraturan Daerah (Perda) mengenai Pamong Desa dan Perda Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang terkait pemilihan kepala dusun. Draf Rancangan Perda yang diusulkan eksekutif atau Pemkab Bantul ke DPRD justru memilih pemilihan langsung ketimbang seleksi seperti diatur undang-undang.
Menurut Wahyudi, Perda tersebut sangat rentan di-judicial review apabila bertentangan dengan undang-undang. “Judicial review Perda dapat diajukan ke PTUN [Pengadilan Tata Usaha Negara],” papar Wahyudi Anggoro Hadi, Minggu (10/4/2016).
Selain alasan bertentangan dengan undang-undang, pemilihan kepala dusun menurut Wahyudi berpotensi membuat pemerintahan desa menjadi tidak efektif karena terlalu banyak konflik kepentingan akibat masalah politik. Padahal dalam undang-undang, dukuh ditempatkan sebagai pamong desa yang merupakan aparat birokrasi.
Ketua Paguyuban Dukuh (Pandu) Bantul Sulistyo Atmojo mengatakan, bakal melakukan berbagai cara untuk meloloskan pemilihan dukuh diakomodasi dalam Perda. Antara lain menyampaikan aspirasi ke bupati maupun gubernur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Belanja Pegawai Bantul Tembus 34 Persen Rekrutmen Dipangkas
- Jenazah 2 Prajurit Gugur di Lebanon Tiba di Lanud Adisutjipto
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
Advertisement
Advertisement




