Advertisement
PERTANIAN BANTUL : Ini Cara Antisipasi Hama Busuk Leher
Advertisement
Pertanian Bantul mengalami serangan hama.
Harianjogja.com, BANTUL- Pertanian Bantul, terkhusus yang menerapkan tadah hujan terancam hama tanaman padi jenis Blas atau busuk leher. Kecamatan Dlingo dan Imogiri memiliki riwayat serangan hama jenis ini.
Advertisement
Menurut Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) Dinas Pertanian Bantul, Widodo , serangan Blas tidak pandang bulu apakah menggunakan varietas padi jenis tertentu atau tidak. Karenanya kata dia, mengganti varietas padi bukan solusi tepat. Saat ini kata dia, petani tadah hujan memulai musim tanam kedua yang berlangsung April hingga Agustus. Petani perlu melakukan antisipasi untuk menekan serangan Blas di musim tanam kedua.
Beberapa tips yang perlu dilakukan petani yaitu memperbanyak penggunaan pupuk organik.
“Petani sebaiknya menghindari atau mengurangi pupuk kimia yang mengandung nitrogen seperti urea,” jelasnya lagi.
Selain itu, petani perlu merendam bibit padi dengan bakteri Corin sebelum disemai. Saat penyemaian, lakukan penyemprotan tanaman dengan agen hayati. Penyemprotan harus diulangi lagi sebanyak dua kali sebelum padi dipanen.
Kepala Desa Dlingo Bantul Bahrun Wardoyo mengatakan, serangan hama yang diduga Blas merata hampir di seluruh lahan tadah hujan di Dlingo.
“Padi itu tetap berbuah tapi hampa atau gabuk. Ada juga yang berisi tapi cuma setengah,” ungkap Bahrun Wardoyo. Warga menduga, perubahan iklim saat ini turut memicu berkembangnya berbagai jenis hama yang merusak tanaman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Ngaku Tuhan Kedua, Dukun Cabul di Magetan Setubuhi Istri Pasien
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Terbaru KRL Jogja Solo 1 April 2026, Pagi hingga Malam
- Jadwal Terbaru KA Prameks Jogja-Kutoarjo, 1 April 2026
- Pemkot Jogja Tegaskan Larangan Siswa Tanpa SIM Bawa Motor ke Sekolah
- Jadwal KRL Solo Jogja per 1 April 2026, Layani Mobilitas Seharian
- Kirab HUT Sri Sultan HB X, Malioboro Ditutup Mulai Kamis Pagi
Advertisement
Advertisement




