Advertisement
Pemkab Gunungkidul Tunda Skema Hemat BBM, Tunggu Rapat Besok
Foto ilustrasi rapat ASN, dibuat menggunakan Artificial Intelligence.
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL— Rencana penghematan bahan bakar minyak (BBM) di Gunungkidul belum langsung diterapkan dan masih menunggu hasil pembahasan dalam rapat yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis (2/4/2026).
Situasi ini membuat skema teknis penghematan belum bisa dijelaskan ke publik, meski pemerintah daerah menyatakan sudah memiliki komitmen untuk mendukung kebijakan tersebut.
Advertisement
Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Gunungkidul, Saptoyo, mengatakan pembahasan detail kebijakan masih akan dilakukan dalam forum resmi.
“Kita siap mendukung program penghematan BBM. Tapi, untuk detailnya masih akan dibahas dalam rapat yang digelar besok,” kata Saptoyo saat dihubungi, Rabu (1/4/2026).
BACA JUGA
Ia menjelaskan, kebijakan penghematan BBM merupakan bagian dari instruksi pemerintah pusat yang juga mencakup penerapan work from home (WFH) sebagai salah satu strategi pengurangan konsumsi energi.
Selain WFH, terdapat pula paket kebijakan lain yang dirancang untuk memperkuat upaya penghematan agar lebih signifikan.
Namun demikian, hingga kini belum ada kepastian mengenai bentuk implementasi di tingkat daerah karena masih menunggu hasil pembahasan.
Saptoyo menegaskan, pemerintah daerah tetap berkomitmen untuk mengikuti arah kebijakan nasional terkait efisiensi energi.
“Semua akan dibahas dalam rapat. Jadi, untuk gambaran dari pelaksanaan kebijakan masih menunggu. Yang jelas, kami siap mendukung program dari pemerintah guna menghemat BBM,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Tragedi Kahramanmaras: Siswa Tembaki Kelas, Telan 9 Korban Jiwa
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Mobil Terjun ke Ceruk Enam Meter di Kalasan Sleman Saat Hujan
- Terjadi Lagi Keracunan Makanan di Sekolah Bantul, Korban 80 Siswa
- Sekolah Rakyat Lendah Dikebut, Target Juli Sudah Dibuka
- Harga Tanah di Sekitar Kelok 23 Melonjak, Investor Belum Masuk
- Hujan Lebat Picu Longsor di Sleman, Talud Ambrol di Sejumlah Wilayah
Advertisement
Advertisement








