Petani Gunungkidul Dapat Bantuan Program Mina Padi Rp1 Miliar
Sawah seluas sepuluh hektare di Kapanewon Ponjong akan mendapat bantuan pengembangan mina padi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan senilai Rp1 miliar.
Ilustrasi ASN - Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sebanyak 400 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul dijadwalkan memasuki masa pensiun pada 2026. Gelombang pensiun ASN Gunungkidul ini berpotensi menimbulkan kekosongan sejumlah posisi strategis sehingga pengisian jabatan masih menunggu kebijakan seleksi ASN dari Pemerintah Pusat.
Data Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Gunungkidul menunjukkan bahwa dari total ASN yang memasuki masa purna tugas tersebut terdapat dua pejabat eselon II atau setingkat kepala dinas.
Kedua pejabat yang akan pensiun pada 2026 itu ialah Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana, Jarwo, serta Kepala Dinas Perhubungan Gunungkidul, Irawan Jatmiko.
Kepala BKPPD Gunungkidul, Iskandar, menjelaskan proses pensiun ASN Gunungkidul berlangsung bertahap sepanjang tahun ini.
Periode April hingga Mei tercatat sebagai fase dengan jumlah pegawai purna tugas cukup besar, yakni sekitar 80 orang ASN.
Sebelum memasuki masa purna tugas, para ASN tersebut telah mendapatkan pembekalan serta menerima Surat Keputusan (SK) pensiun yang diserahkan langsung oleh Bupati Gunungkidul. Langkah ini dilakukan untuk memastikan masa transisi dari masa dinas menuju masa pensiun berjalan lancar.
Iskandar menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan untuk merekrut ASN secara mandiri guna menggantikan pegawai yang pensiun. Pemerintah Kabupaten Gunungkidul saat ini masih menunggu kepastian kuota pengadaan ASN dari pemerintah pusat agar kebutuhan pegawai di perangkat daerah tetap terpenuhi.
Situasi pensiun ASN Gunungkidul dalam jumlah besar tersebut juga menjadi perhatian pemerintah daerah karena dapat memengaruhi kelancaran pelayanan publik di sejumlah organisasi perangkat daerah.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian para ASN yang telah mengabdi selama puluhan tahun di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gunungkidul.
“Bahwasanya dedikasi, loyalitas dan kerja kerja yang dilakukan menjadi bagian penting dalam perjalanan pembangunan di Kabupaten Gunungkidul,” tutur sosok yang akrab disapa Mbak Endah tersebut saat memberikan pembekalan.
Pemerintah daerah juga memberikan penghargaan kepada para ASN yang memasuki masa pensiun agar tetap berkontribusi di tengah masyarakat meskipun tidak lagi bertugas sebagai aparatur sipil negara. Harapan tersebut disampaikan agar pengalaman dan pengabdian para purnawirawan ASN tetap memberi manfaat bagi pembangunan daerah, sekaligus menjadi bagian dari fondasi perjalanan pembangunan Kabupaten Gunungkidul di masa mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sawah seluas sepuluh hektare di Kapanewon Ponjong akan mendapat bantuan pengembangan mina padi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan senilai Rp1 miliar.
Mesir lolos ke 32 besar Piala Dunia 2026 usai imbang 1-1 lawan Iran. Gol Iran dianulir VAR di injury time.
PKB Sleman menggelar santunan anak yatim dan doa Asyura pada Muharam sebagai wujud kepedulian sosial serta memperkuat semangat berbagi kepada masyarakat.
Vivo X Fold 6 resmi rilis dengan kamera 200MP, baterai 7000 mAh, dan chip MediaTek. Ini spesifikasi lengkap dan harganya.
Gempa bumi tektonik kembali mengguncang wilayah selatan Jawa tepatnya Pacitan Jawa Timur pada Sabtu, 27 Juni 2026 sore.
Gempa Pacitan Magnitudo 5,6 terasa hingga DIY. Warga Banguntapan Bantul berhamburan keluar rumah, BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada.