Kasus Ternak Mati Bertambah, Kompensasi Jadi Cara Tekan Brandu
Laporan ternak mati di Gunungkidul meningkat. Kompensasi jadi cara cegah praktik brandu dan penyebaran antraks.
ILustrasi lelang jabatan/JIBI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul masih menunggu rekomendasi Badan Kepegawaian Nasional (BKN) sebelum memulai lelang lima jabatan eselon II yang saat ini kosong.
Kelima jabatan tersebut meliputi Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Sosial P3A), Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapprinda), Kepala Satpol PP, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Gunungkidul, serta Direktur RSUD Wonosari.
Kepala BKPPD Gunungkidul, Iskandar, mengatakan pengisian Direktur RSUD Wonosari wajib melalui mekanisme seleksi terbuka karena dalam struktur kelembagaan baru statusnya meningkat setara eselon II.
“Direktur RSUD Wonosari harus melalui mekanisme Lelang karena dalam kelembagaan baru, statusnya naik setara dengan eselen II. Maka, pengisian harus lewat seleksi terbuka,” kata Iskandar, Senin (23/2/2026).
Ia menjelaskan, saat ini pihaknya baru sebatas mengajukan konsultasi dan permohonan rekomendasi kepada BKN. Panitia seleksi (pansel) belum dibentuk karena masih menunggu persetujuan tersebut.
“Sekarang pansel belum dibentuk karena baru proses mengajukan rekomendasi ke BKN. Nanti, kalau rekomedansi sudah ada, akan kami infokan,” ungkapnya.
Iskandar menargetkan seluruh proses pengisian jabatan eselon II di lingkungan Pemkab Gunungkidul dapat terlaksana pada triwulan I 2026.
“Mudah-mudahan semua bisa sesuai dengan yang direncanakan,” katanya.
Sekretaris Daerah Gunungkidul, Sri Suhartanta, menambahkan bahwa seleksi terbuka belum dimulai karena masih dalam tahap persiapan administratif. Meski begitu, roda pemerintahan tetap berjalan karena posisi yang kosong telah diisi oleh pelaksana tugas (Plt).
“Untuk sementara yang masih kosong diisi oleh Plt sehingga ketugasannya tetap berjalan dengan baik,” katanya.
Ia menjelaskan, setelah rekomendasi turun, panitia seleksi akan dibentuk untuk mengawal seluruh tahapan hingga pengusulan nama calon kepada bupati.
“Untuk tahapan seleksi selain pendaftaran, ada penelitian berkas. Selain itu, juga ada asesmen, penelusuran rekam jejak calon, tes kesehatan hingga wawancara,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Laporan ternak mati di Gunungkidul meningkat. Kompensasi jadi cara cegah praktik brandu dan penyebaran antraks.
Pemda DIY buka peluang bantuan lampu Stadion Mandala Krida, namun masih menunggu persetujuan KPK sebelum realisasi.
Googlebook resmi diperkenalkan sebagai laptop AI Gemini generasi baru. Simak fitur, keunggulan, dan jadwal rilis 2026.
Sebanyak 1.738 SPPG disuspend untuk perbaikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemerintah perketat pengawasan dan buka kanal pengaduan.
Kejagung tegaskan auditor kerugian negara tidak hanya BPK. Simak isi surat edaran terbaru dan penjelasan lengkap terkait Putusan MK 2026.
Bank Jateng resmi meresmikan Kantor Cabang Pembantu (KCP) UNS dan Gedung UNS Smart yang berlokasi di lingkungan Universitas Sebelas Maret