Advertisement
PENCURIAN ORGAN TUBUH : Ditanya Soal CCTV, Ini Kata Kuasa Hukum RSUD Panembahan Senopati
Advertisement
Pencurian organ tubuh terus didesak segera diselesaikan.
Harianjogja.com, BANTUL- Keluarga almarhumah Wakiyah mendesak Kepolisian DIY membuka rekaman kamera pengintai closed circuit television (CCTV) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panembahan Senopati Bantul. Rekaman CCTV menjadi kunci untuk membuktikan dugaan pencurian cuping hidung korban Wakiyah oleh pihak rumah sakit.
Advertisement
Suparlan, Kuasa Hukum RSUD Panembahan Senopati Bantul mengatakan, otoritas rumah sakit sampai sekarang belum menyerahkan rekaman CCTV yang terkait kasus pencurian hidung.
“Pernah ditanyakan polisi [CCTV] tapi belum diminta,” imbuhnya.
Namun ia mengklaim, CCTV di bagian depan RS tempat keluar masuk ambulan saat kejadian, rusak. Ia juga mengklaim tidak ada CCTV di kamar mayat.
“Kalau di lorong-lorong rumah sakit mungkin ada, kalau ruang operasi saya enggak tahu ada atau enggak,” lanjutnya.
Terkait klaim keluarga korban bahwa jasad Wakiyah sempat transit di ruang operasi sebelum dimasukkan ke kamar mayat dibantah Suparlan.
“Silakan saja, itu versi mereka. Tidak ada itu dibawa ke ruang operasi,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Penantian Sepekan Berakhir Jenazah Perwira TNI Tiba di Cimahi
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jam Lengkapnya
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
Advertisement
Advertisement




