Profil AKBP Rosana Albertina Kapolres Gunungkidul
AKBP Rosana Albertina Labobar resmi memimpin Polres Gunungkidul dan memperkenalkan konsep Ngopeni untuk memperkuat pelayanan serta sinergi dengan masyarakat.
APBD Gunungkidul untuk pembayaran listrik mencapai Rp800 juta per bulan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Pemerintah Kabupaten berencana melakukan pergantian lampu penerangan jalan dengan menggunakan lampu LED. Harapanya hal ini bisa berdampak terhadap pengeluaran anggaran untuk pembayaran PJU.
Data Dinas Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah Gunungkidul mencatat pengeluaran PJU di kisaran Rp700-800 juta.
Bahkan di 2014 lalu besarannya sempat di atas Rp900 juta per bulan. Namun jumlah ini sudah berkurang, hal itu terlihat dalam rekapitulasi pembayaran di 2015 sebesar Rp10,2 miliar.
Kendati demikian, menurut Pejabat Sekretaris Daerah Gunungkidul Supartono, jumlah itu masih terlalu besar dan butuh penghematan. Dia tidak menampik selama ini antara pemasukan dan pengeluaran dari Pajak Penerangan Jalan Umum (PPJU) seringkali impas sehingga tidak ada pemasukan ke kas daerah.
Oleh karenanya, ia menginginkan perubahan, salah satunya dengan mengganti lampu PJU yang terpasang dengan menggunakan lampu hemat energi.
Supartono mengakui sudah menginstruksikan kepada Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Gunungkidul untuk membuat kajian tentang pelaksanaan program ini.
“Di tahap awal tidak harus diganti semuanya, karena bisa dilakukan bertahap,” katanya kepada awak media, Senin (23/5/2016).
Supartono menambahkan, dari sisi anggaran pemkab belum mengalokasikan untuk pergantian lampu itu. Namun hal tersebut tidak menjadi masalah karena anggarannya bisa dimasukan dalam pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2016.
“Saya yakin kalau lampunya diganti dengan yang hemat energi, pengeluaran yang dimiliki bisa lebih ditekan,” ujar pejabat yang merangkap sebagai Kepala DPPKAD ini.
Hingga Mei ini, pengeluaran pemkab untuk membayar PJU mencapai Rp3,2 miliar. Sementara itu untuk penerimaan PPJU hingga bulan ini mencapai Rp4,2 miliar.
“Dana ini diperoleh dari iuaran masyarakat saat membayar tagihan listrik,” kata Kepala Seksi Penagihan, Bidang Pelayanan dan Penagihan DPPKAD Gunungkidul Suprihatin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
AKBP Rosana Albertina Labobar resmi memimpin Polres Gunungkidul dan memperkenalkan konsep Ngopeni untuk memperkuat pelayanan serta sinergi dengan masyarakat.
Koops Habema TNI menemukan senjata Caracal dan 17 butir amunisi di gua Maybrat. Satu senjata K3 Daewoo masih dalam pencarian.
KPK menemukan Rp934 juta dalam tong biru di rumah adik Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo. Total uang yang disita mencapai Rp1,2 miliar.
IHSG anjlok pada Jumat (16/10), Ade Jona Prasetyo dari HIPMI mengajak masyarakat tidak panik dan tetap optimistis terhadap ekonomi Indonesia.
Sebanyak 2.400 peserta akan mengikuti K-24 Healthy Run 2026 di GIK UGM, Jogja, pada Minggu (25/10/2026), dengan kategori lari 5K dan 2,4K.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian Sabtu 17 Oktober 2026 bervariasi. Simak daftar harga jual dan buyback lengkap.