HIBAH KONI JOGJA : Sukamto Mengaku Hanya Mengingatkan, Tetapi Justru "Diserang" Balik

Ujang Hasanudin
Ujang Hasanudin Kamis, 26 Mei 2016 10:55 WIB
HIBAH KONI JOGJA : Sukamto Mengaku Hanya Mengingatkan, Tetapi Justru "Diserang" Balik

Suasana sidang korup[si KONI Jogja (Ujang Hasanudin/JIBI/Harian Jogja)

Hibah Koni Jogja akhirnya diputuskan.

Harianjogja.com, JOGJA -- Dinyatakan bersalah dan terbukti melakukan korupsi dana Hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Jogja 2013, Kepala Kantor Kesatuan Bangsa (Kesbang) Kota Jogja, Sukamto tak patah semangat mengajukan banding.

Sukamto tetap berkukuh tidak melakukan korupsi sepeser pun seperti yang dituduhkan. Karena itu, dia akan mengajukan banding.

Dalam kapasitasnya sebagai  Kepala Kantor Kesatuan Bangsa (Kesbang) Kota Jogja, Sukamto mengklaim justeru ingin menyelamatkan kekayaan negara yang diselewengkan oleh oknum pengurus KONI dengan alasan dana abadi, dana tali asih, yang sudah terjadi sejak 2009.

"Dengan kejadian ini maka penyelewengan dana bisa merajalela," ungkapnya.

Sukamto mengaku sudah memberikan keterangan dalam persidangan dihadapan majelis hakim bagaimana terjadinya modus korupsi. Bahkan hakim, kata dia, sudah memerintahkan kepada jaksa agar memeriksa 18 saksi yang di antaranya pengurus KONI.

"Saya akan terus mencari keadilan, karena selama ini saya hanya mengingatkan KONI tapi justru saya yang kena. Ini fight back koruptor," tegas Sukamto.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online