PKS Bantul Beri Penghargaan Ibu Inspiratif di Hari Ibu 2025
PKS Bantul memberikan penghargaan kepada ibu-ibu inspiratif dan tangguh dalam rangka peringatan Hari Ibu 2025.
Ilustrasi pegawai negeri sipil (PNS). (JIBI/Harian Jogja/Antara)
Jabatan Sekretaris Daerah DIY kosong karena Ichsanuri pensiun pada Selasa (31/5/2016)
Harianjogja.com, JOGJA – Jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) DIY resmi kosong setelah Sekda DIY Ichsanuri pensiun Selasa (31/5/2016). Namun sampai saat ini belum ada pejabat Pelaksana Tugas (Plt) yang disiapkan untuk mengisi kekosongan itu.
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengakui sampai sekarang pihaknya belum melakukan penunjukan Plt Sekda untuk mengisi sementara jabatan itu. Menurutnya meskipun penting, penunjukan Sekda tak bisa dilakukan mendadak dan tetap memerlukan persiapan.
Terlebih meskipun posisi Sekda untuk sementara kosong masih ada asisten-asisten Sekda yang mengelola berbagai bidang pemerintahan. Dengan begitu roda pemerintahan tetap bisa berjalan meskipun tanpa kepala untuk sementara waktu.
“Belum [ditunjuk], besok saja enggak usah sekarang, kan tetap ada pejabatnya to?” kata dia seusai menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD DIY, Selasa (31/5/2016).
Sultan pun menuturkan dalam waktu dekat pihaknya akan segera menyiapkan pengisi sementara jabatan Sekda sembari menunggu berjalannya proses lelang jabatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Produksi smartphone global diproyeksikan turun 16,2% pada 2026 akibat kenaikan harga memori. Konsumen berpotensi menghadapi harga HP lebih mahal.
BBPK Jogja Digilib resmi diluncurkan di Yogyakarta. Perpustakaan digital ini dapat diakses 24 jam oleh ASN, mahasiswa, hingga masyarakat umum.
BGN menghentikan Program Makan Bergizi Gratis di 76 sekolah di Pulau Jawa. Anggaran dialihkan untuk balita, ibu hamil, dan wilayah 3T.
Prancis menjadi pemilik skuad termahal Piala Dunia 2026 dengan nilai Rp31 triliun. Inggris, Spanyol, dan Portugal menyusul di belakangnya.
Laporan Kaspersky mengungkap 80% korban pelecehan digital di Asia Pasifik mengalami depresi, trauma, dan dampak sosial yang serius.