Advertisement
PKL UGM Tetap Berjualan Saat Ramadan Meski Dilarang
Advertisement
PKL UGM bersikukuh berjualan.
Harianjogja.com, JOGJA - Pedagang kaki lima di kawasan Universitas Gadjah Mada (UGM) menyatakan akan tetap berjualan di sepanjang Jalan Olahraga-Jalan Notonogoro saat ramadan nanti. Pasalnya, pedagang ngabuburit ini sudah rutin berjualan tiap sore hari saat ramadan sejak 1990-an.
Advertisement
“Kami minta kepada UGM untuk tidak mengusir, melarang, membatasi, dan mengintimidasi pedagang ngabuburit,” kata Ketua Paguyuban Pedagang Ngabuburit Jalan Olahraga-Jalan Notonegoro UGM, Yoga Adi Pratama di kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jogja, Selasa (31/5/2016).
Yoga mengatakan kedatangannnya ke LBH Jogja untuk minta bantuan hukum terkait larangan berjualan di sepanjang Jalan Olaghara-Jalan Notonegoro dari UGM. Pihaknya mendapat surat pada 25 Mei lalu dari Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia dan Aset UGM. Surat tersebut berisi larangan berjualan di sepanjang Jalan Olahraga-Jalan Notonegoro dengan alasan ada penataan dari Kementrian Pekerjaan Umum.
Surat larangan berjualan tersebut diakui Yoga juga sudah pernah diterimanya pada 2015 lalu. Namun pihaknya tetap berjualan karena alasan ekonomi. Penjual Batagor dan Sop Buah ini mengaku sudah rutin berjualan setiap ramadan di sepanjang Jalan Olahraga-Jalan Notonegoro, karena kawasan tersebut sudah identik dengan lokasi ngabuburit,
“Sudah jadi momen tahunan,” ujar Yoga.
Senada juga diungkapkan Lina Situmorang, pedagang makanan ringan dan es buah. Ia menempati lapak di Jalan Olahraga sejak 13 tahun lalu. Pihaknya sempat diminta pindah ke lokasi Jalan Lingkar Timur UGM atau arah Polsek Bulaksumur, namun ia menolaknya.
“Saya sudah terbiasa jualan di Jalan Olahraga,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
- Operasi SAR Yunanta di Sungai Opak Resmi Ditutup Setelah 7 Hari
Advertisement
Advertisement




