Ayah dan Anak Ikut Lari di SiBakul Jogja Sport & Fest 2026 Powered By Astra Financial
Benny dan Fayyadh, ayah-anak asal DIY, mengikuti SiBakul Jogja Sport & Fest 2026 setelah rutin berlari bersama tiga kali sepekan.
Gelombang tinggi di Pantai Baru Bantul, Rabu (8/6/2016). (Yudho Priyambodo/JIBI/Harian Jogja)
Gelombang tinggi Pantai Selatan justru menarik banyak wisatawan.
Harianjogja.com, BANTUL- Kunjungan wisatawan di beberapa pantai selatan selama tiga hari ini justru meningkat.
Adapun saat Ramadan biasanya kunjungan objek wisata sepi. Namun gelombang tinggi justru mampu meningkatkan kunjungan hingga 30%.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bantul mengatakan kenaikan kunjungan para wisatawan karena mereka penasaran ingin melihat gelombang besar yang terjadi selama beberapa hari ini.
“Ini fenomena yang unik, biasanya saat puasa wisatawan itu sepi namun adanya kejadian gelombang besar justru membuat mereka penasaran dan datang untuk menyaksikan itu,” katanya, Kamis (9/6/2016).
Bambang mengatakan jumlah kunjungan normal di sejumlah pantai di Bantul sekitar 1.000 orang. Namun saat
Ramadan kunjungan kurang dari 10% atau hanya sekitar 100 orang.
“Tadi saya sempat ngobrol dengan Pokdarwis di Pantai Baru, selama tiga hari ini wisatawan yang datang kesana justru meningkat. Secara perhitungan kurang pasti berapa naiknya namun diperkirakan oleh mereka sampak sekitar 30 persen,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Benny dan Fayyadh, ayah-anak asal DIY, mengikuti SiBakul Jogja Sport & Fest 2026 setelah rutin berlari bersama tiga kali sepekan.
Gunungkidul mendorong tertib adminduk melalui layanan online, jemput bola, penghargaan Pelanduk, dan perhatian bagi kelompok rentan.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Rabu 16 September 2026 tersedia 10 perjalanan. Simak jadwal dari Jogja dan Kutoarjo lengkap.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Rabu 16 September 2026 tersedia menuju Obelix Sea View dan Pantai Drini dengan tarif mulai Rp12.000.
Dugaan beras fortifikasi tak sesuai label ditemukan pemerintah. Harganya mencapai Rp57.000 per kilogram dan diduga rugikan konsumen Rp89 triliun.
Kebakaran hutan pinus di lereng Lawu mengancam satwa liar. Satu anak rusa ditemukan mati, sementara sarang Elang Ular Bido selamat.