OPINI: Bank Indonesia dan Investasi
Mandat ganda Bank Indonesia memperkuat peran kebijakan moneter dan sinergi IRU, GIRU, serta RIRU dalam mendorong investasi dan lapangan kerja.
Gelombang tinggi di Pantai Baru Bantul, Rabu (8/6/2016). (Yudho Priyambodo/JIBI/Harian Jogja)
Gelombang tinggi Pantai Selatan justru menarik banyak wisatawan.
Harianjogja.com, BANTUL- Kunjungan wisatawan di beberapa pantai selatan selama tiga hari ini justru meningkat.
Adapun saat Ramadan biasanya kunjungan objek wisata sepi. Namun gelombang tinggi justru mampu meningkatkan kunjungan hingga 30%.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bantul mengatakan kenaikan kunjungan para wisatawan karena mereka penasaran ingin melihat gelombang besar yang terjadi selama beberapa hari ini.
“Ini fenomena yang unik, biasanya saat puasa wisatawan itu sepi namun adanya kejadian gelombang besar justru membuat mereka penasaran dan datang untuk menyaksikan itu,” katanya, Kamis (9/6/2016).
Bambang mengatakan jumlah kunjungan normal di sejumlah pantai di Bantul sekitar 1.000 orang. Namun saat
Ramadan kunjungan kurang dari 10% atau hanya sekitar 100 orang.
“Tadi saya sempat ngobrol dengan Pokdarwis di Pantai Baru, selama tiga hari ini wisatawan yang datang kesana justru meningkat. Secara perhitungan kurang pasti berapa naiknya namun diperkirakan oleh mereka sampak sekitar 30 persen,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Mandat ganda Bank Indonesia memperkuat peran kebijakan moneter dan sinergi IRU, GIRU, serta RIRU dalam mendorong investasi dan lapangan kerja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 7 November 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif tiket Rp8.000.
FSMR ISI Jogja mengembangkan ARTI untuk menghimpun, mengelola, melestarikan, dan menyebarluaskan karya seni digital dosen serta mahasiswa.
BPS mencatat IPM DIY 2026 mencapai 83,43 atau tumbuh 1,15%. Kota Jogja mencatat nilai tertinggi sebesar 90,28.
FIPGB menyoroti pembatasan gas oleh PGN yang dinilai membuat industri tak sepenuhnya menikmati harga LNG US$13 per MMBTU hingga akhir 2026.
Pemerintah menargetkan revisi keempat aturan DHE SDA rampung akhir November 2026, termasuk relaksasi konversi valas ke rupiah hingga 100%.