Advertisement
KEKERASAN JOGJA : Rombongan Takziah Korban Pembacokan di Matrijeron Dikawal Polisi
Advertisement
Kekerasan Jogja terjadi di Mantrijeron
Harianjogja.com, JOGJA- Rombongan takziah ke rumah korban pembacokan di Mantrijeron dikawal ratusan aparat kepolisian.
Advertisement
(Baca juga : http://harianjogja.com/?p=731424" target="_blank">KEKERASAN JOGJA : Korban Pembacokan di Mantrijeron Meninggal Dunia)
Rombongan yang dipimpin oleh Ketua Dewan Pembina Gerakan Pemuda Kakbah (GPK) Kota Jogja, Muhammad Fuad, Rabu (22/6/2016) berkumpul di tempat parkir Ngabean Jogja.
Rombongan yang diperkirakan mencapai 1500 orang itu berkonvoi menggunakan sepeda motor dan mobil. Rombongan tersebut berangkat sekiar pukul 12.00 WIB.
Mereka beriringan menuju rumah korban pembacokan dalam kasus bentrokan di Mantrijeron Jogja, Selasa (21/6/2016) sore.
Korban adalah Anoraga Elang Gaziya, 16, warga Kasongan Bantul meninggal dunia setelah dibacok di kepala kiri oleh pelaku tak dikenal di sekitar Jalan DI Panjaitan, Mantrijeron, Jogja, sekitar pukul 19.30 WIB.
Fuad mengatakan saat buka bersama di Taman Parkir Ngabean sempat dijaga ketat aparat Brimog tiga truk. Namun saat pulang memang masing-masing.
Kapolresta Jogja AKBP Tommy Wibisono saat ditemui di Taman Parkir Ngabean enggan memberikan komentar atau tanggapan mengenai kejadian pembacokan tersebut, "Jangan paksa saya [berkomentar], nanti saja," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Belanja Pegawai Bantul Tembus 34 Persen Rekrutmen Dipangkas
- Jenazah 2 Prajurit Gugur di Lebanon Tiba di Lanud Adisutjipto
- Tabrak Truk yang Putar Balik, Pengendara Motor Tewas di Gamping Sleman
Advertisement
Advertisement





