Jadwal SIM Keliling Jogja Hari Ini Selasa 19 Mei 2026
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini hadir di Alun-Alun Kidul dan layanan drive thru di Mal Pelayanan Publik Kota Jogja.
Ilustrasi/Ayah Anak Satu Tega Cabuli Siswi SMP
Pencabulan Sleman dilakukan seorang pemuda.
Harianjogja.com, SLEMAN - Seorang pelajar SMP berinisial FA, 13, menjadi korban pencabulan selama berkali-kali oleh pemuda bernama Huda Setiawan, 19, warga Dusun Cilikan, Umbulmartani, Ngemplak, Sleman, pekan lalu. Tak terima dengan perlakuan tersebut, orangtua korban melapor ke polisi dan langsung menangkap Huda untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Kapolsek Ngemplak Kompol Sudargo menjelaskan, pihaknya menindaklanjuti laporan YS, 34, warga Ngemplak yang juga ibu kandung korban. Pihaknya telah mengamankan Huda Setiawan dan telah ditetapkan sebagai tersangka dijerat dengan Pasal 81 ayat 2, Pasal 82 UU 35/2014 tentang Perubahan atas UU 23/2002 tentang perlindungan anak Jo Pasal 290 KUHP.
"Saat ini yang bersangkutan dalam penyidikan kami dimintai keterangan," ungkap Sudargo, Selasa (28/6/2016).
Lebih lanjut ia mengatakan, tindak pencabulan yang dilakukan tersangka terhitung sudah empat kali meski baru mengenal korban sekitar tiga bulan. Pencabulan terakhir kali dilakukan pada Rabu (22/6/2016) hingga kemudian terungkap di kepolisian. Tindakan itu dilakukan tersangka di rumahnya dengan lebih dahulu menjemput korban.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini hadir di Alun-Alun Kidul dan layanan drive thru di Mal Pelayanan Publik Kota Jogja.
KPK mendalami dugaan aliran uang kepada Bupati Tulungagung nonaktif Gatut Sunu Wibowo lewat pemeriksaan sembilan saksi.
Anwar Ibrahim mendesak Israel segera membebaskan aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan saat membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Polresta Sleman kembali membuka peluang restorative justice dalam kasus Shinta Komala terkait dugaan penggelapan iPhone 14.
Kasus kekerasan seksual santri di Lombok Tengah mengungkap penggunaan aplikasi khusus gay oleh tersangka berinisial YMA.
Transformasi ekonomi DIY dinilai tak bisa dipisahkan dari budaya lokal yang menjadi fondasi pengembangan ekonomi kreatif Yogyakarta.