Ibu dan Dua Anak Tertimpa Pohon Tumbang Saat Melintas di Wates
Ibu dan dua anak di Wates, Kulonprogo, tertimpa pohon tumbang akibat angin kencang saat mengendarai sepeda motor. Ketiganya dilarikan ke RSUD Wates.
Website SPMB SMA/SMK DIY. /Istimewa.
Harianjogja.com, KULONPROGO—Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK sederajat di DIY memasuki tahapan penting. Menjelang berakhirnya proses pengajuan akun aktivasi pada 17 Juni 2026, Balai Pendidikan Menengah (Dikmen) Kulonprogo mengingatkan calon peserta didik agar tidak menyerah apabila menghadapi kendala teknis, terutama masalah akses sinyal internet.
Untuk memastikan seluruh siswa tetap dapat mengikuti proses SPMB 2026, sekolah asal tingkat SMP diminta turut memberikan pendampingan bagi peserta yang mengalami kesulitan saat mengakses sistem pendaftaran daring.
Kepala Seksi Layanan Balai Dikmen Kulonprogo, Maryani, mengatakan persoalan sinyal masih berpotensi dialami sejumlah siswa yang tinggal di wilayah tertentu di Kabupaten Kulonprogo. Menurutnya, hambatan tersebut tidak boleh menjadi alasan bagi peserta untuk menghentikan proses pendaftaran.
"Siswa bisa minta bantuan sekolah asal SMP untuk membantu proses pendaftaran apabila terkendala persoalan sinyal," katanya saat dikonfirmasi, Selasa (16/6/2026).
Tahap Aktivasi Akun Segera Berakhir
Saat ini, tahapan SPMB SMA/SMK sederajat masih berada pada proses pengajuan akun aktivasi yang sesuai jadwal akan berakhir pada 17 Juni 2026. Setelah tahapan tersebut selesai, peserta akan memasuki proses pendaftaran sekolah tujuan secara daring yang dijadwalkan mulai 22 Juni 2026.
Meski belum memasuki masa pendaftaran utama, sejumlah kendala teknis telah muncul dalam pelaksanaan sistem berbasis online tersebut. Salah satu yang sempat terjadi adalah gangguan server akibat proses pemeliharaan atau peningkatan sistem.
Maryani mengakui kendala tersebut sempat terjadi, namun seluruh gangguan dapat ditangani dengan cepat sehingga tidak menghambat proses pendaftaran secara berkepanjangan.
"Kendala ada karena online jadi kadang server down atau maintenance, tetapi alhamdulillah selalu bisa diatasi dengan segera," ujarnya.
Menurutnya, berbagai hambatan yang muncul sejauh ini masih dalam kategori wajar dan tidak mengganggu jalannya pelaksanaan SPMB secara keseluruhan.
Posko Aduan Disiapkan untuk Peserta
Balai Dikmen Kulonprogo memastikan seluruh tahapan SPMB SMA/SMK sederajat di wilayahnya berjalan sesuai jadwal. Untuk mengantisipasi berbagai persoalan yang mungkin dialami peserta, panitia juga telah menyiapkan layanan konsultasi dan posko pengaduan.
Pelaksanaan SPMB SMA/SMK tahun ini dilakukan secara serentak di seluruh kabupaten dan kota di Daerah Istimewa Yogyakarta sehingga setiap tahapan mengikuti jadwal yang sama.
Meski mayoritas proses dilakukan secara daring, terdapat beberapa jalur penerimaan yang tetap mewajibkan peserta datang langsung ke sekolah tujuan.
"Full online kecuali jalur kelas khusus olahraga (KKO), kelas seni, dan afirmasi disabilitas yang ketiganya offline di sekolah tujuan masing-masing," kata Maryani.
Jadwal Pendaftaran dan Pengumuman SPMB 2026
Pendaftaran untuk jalur afirmasi, mutasi, prestasi, dan domisili wilayah dijadwalkan berlangsung pada 22-23 Juni 2026 hingga pukul 16.00 WIB.
Sementara itu, pendaftaran jalur domisili wilayah akan dibuka kembali pada 24-25 Juni 2026 dan ditutup pada pukul 16.00 WIB.
Hasil seleksi SPMB SMA/SMK DIY 2026 akan diumumkan secara daring maupun melalui masing-masing sekolah pada 26 Juni 2026.
"Pengumumannya dilakukan secara online dan di masing-masing sekolah pada 26 Juni," jelas Maryani.
SPMB SMP Masih Tahap Verifikasi Berkas
Sementara itu, proses SPMB tingkat SMP di Kulonprogo juga belum memasuki tahap pendaftaran. Saat ini, calon peserta didik masih menjalani proses verifikasi dokumen dan aktivasi akun yang berlangsung hingga 21 Juni 2026.
Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kulonprogo, Nur Hadiyanto, mengatakan peserta yang masih mengalami kendala dalam aktivasi akun dapat langsung mendatangi kantor Disdikpora untuk mendapatkan bantuan.
"Jadwal pendaftaran dan pemilihan SMP mulai 22 Juni," ungkap Nur Hadiyanto.
Dengan masih berlangsungnya tahapan verifikasi dan aktivasi akun baik untuk jenjang SMA/SMK maupun SMP, peserta didik di Kulonprogo diimbau memanfaatkan waktu yang tersedia untuk memastikan seluruh persyaratan administrasi telah lengkap sebelum memasuki masa pendaftaran sekolah tujuan pada akhir Juni 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ibu dan dua anak di Wates, Kulonprogo, tertimpa pohon tumbang akibat angin kencang saat mengendarai sepeda motor. Ketiganya dilarikan ke RSUD Wates.
Sensus Ekonomi 2026 menjadi dasar penyusunan kebijakan penguatan pariwisata Kota Jogja melalui data usaha, UMKM, investasi, dan tenaga kerja.
Bayi laki-laki yang diduga baru dilahirkan ditemukan di pekarangan warga di Semin, Gunungkidul. Polisi masih menyelidiki pelaku pembuangan.
Kecelakaan lalu lintas di Tanzania dan Italia menewaskan total 14 orang. Puluhan korban lainnya mengalami luka-luka dan masih dirawat.
Indomaret menyerahkan bantuan berupa 10 unit tenda usaha yang akan dimanfaatkan untuk mendukung berbagai kegiatan UMKM di Kabupaten Banyumas.
Fapet UGM meraih Silver Winner Media Relations Award 2026 berkat program Fapet Menyapa yang memperkuat literasi jurnalis dan kepercayaan publik.