Advertisement
PPDB 2016 : Ratusan Kursi SMP Negeri Masih Belum Terisi
Advertisement
PPDB 2016 di Kulonprogo, masih ada ratusan kursi SMP negeri yang belum terisi
Harianjogja.com, KULONPROGO-Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kulonprogo mencatat sebanyak 10 SMP negeri belum mampu memenuhi kuota penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ini. Layanan pendaftaran kemudian diperpanjang hingga 16 Juli mendatang.
Advertisement
SMP Negeri 3 Sentolo menjadi salah satu sekolah yang belum mampu memenuhi kuota PPDB. Kepala SMP Negeri 3 Sentolo, Aprilia Dwi Isnaini mengungkapkan jumlah peserta didik baru diketahui masih 176 orang pada Kamis (30/6/2016).
Padahal kuota yang disediakan mencapai 196 kursi. “Itu termasuk ABK [anak berkebutuhan khusus] satu orang,” kata Aprilia.
Aprilia memaparkan, total daya tampung SMP diketahui lebih banyak dibanding jumlah lulusan SD. Dia berpendapat, kondisi itu memang berpotensi menyebabkan adanya sekolah yang kekurangan siswa baru. Tahun sebelumnya, jumlah pendaftar PPDB di SMP Negeri 3 Sentolo bahkan lebih sedikit, yaitu 165 orang.
Aprilia lalu mengatakan PPDB dengan sistem real time online (RTO) berjalan relatif lancar. Para pendaftar merasa dimudahkan karena bisa mengakses posisinya tanpa harus datang ke sekolah pilihan.
Namun, ada beberapa pendaftar yang mengundurkan diri setelah dinyatakan diterima di SMP Negeri 3 Sentolo. Menurutnya, hal itu juga menjadi salah satu penyebab kuota belum bisa terpenuhi.
“Ada yang mempertimbangkan lokasi. Kami juga maklum karena kalau jauh sekali dari rumah, nanti kendalanya jadi sering terlambat ke sekolah,” ujar Aprilia.
Sementara itu, Kepala Disdik Kulonprogo, Sumarsana menjelaskan, jumlah lulusan SD/MI di Kulonprogo tahun ini mencapai 5.770 orang. Namun, daya tampung SMP/MTs di Kulonprogo jauh lebih banyak, yaitu 7.296 kursi. Kekurangan siswa menjadi sangat mungkin terjadi, bahkan pada SMP negeri.
“Ada 4.026 orang yang sudah terdaftar di SMP negeri. Asumsinya, ada 1.744 lulusan SD yang kemungkinan melanjutkan ke SMP swasta atau MTs negeri maupun swasta,” ucap Sumarsana.
Sumarsana mengatakan, 10 SMP negeri yang kuotanya belum terpenuhi terletak di wilayah Pengasih, Sentolo, Kokap, Girimulyo, dan Samigaluh. Total kuota yang tersisa mencapai 368 kursi.
Kekosongan itu diharapkan bisa terisi dengan adanya layanan pendaftaran secara offline. “PPDB online memang sudah tutup tapi masih diperbolehkan menerima peserta didik baru sampai tanggal 16 Juli,” ungkap Sumarsana.
Tahun ini, seluruh SMP negeri di Kulonprogo telah menerapkan PPDB RTO. Berdasarkan hasil evaluasi terhadap 36 sekolah, PPDB RTO terpantau berjalan lancar.
Sumarsana lalu mengimbau SMP swasta dan MTs bisa mempersiapkan diri agar jumlah penyelenggara PPDB RTO bisa terus bertambah setiap tahun.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Penantian Sepekan Berakhir Jenazah Perwira TNI Tiba di Cimahi
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jam Lengkapnya
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
Advertisement
Advertisement




