Advertisement

PEMDA DIY : Sistem Pertanian Basah Kering Dongkrak Produksi Padi, Begini Caranya

Redaksi Solopos
Sabtu, 23 Juli 2016 - 18:20 WIB
Mediani Dyah Natalia
PEMDA DIY : Sistem Pertanian Basah Kering Dongkrak Produksi Padi, Begini Caranya

Advertisement

Pemda DIY mengembangkan sistem pertanian yang lebih efektif.

Harianjogja.com, SLEMAN -- Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Yogyakarta mengembangkan sistem pertanian pengairan basah kering dan mesin tanam guna meningkatkan jumlah produksi padi.

Advertisement

"Dibandingkan dengan pertanian cara konvensional atau tradisional, teknologi pertanian pengairan basah kering ini mampu meningkatkan produksi padi. Bila dengan cara konvensional produksi padi berkisar 5,3 ton per hektare, maka dengan teknologi ini bisa mencapai 6,5 ton per hektare," kata staf peneliti Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Yogyakarta Arlyna Budi di Sleman, seperti dikutip dari Antara Sabtu (23/7/2016).

Menurut dia, inovasi bidang pertanian yang dikembangkan BPTP Yogyakarta ini dilakukan di lahan pertanian di kawasan Kecamatan Berbah, Kabupaten Sleman.

"Pengembangan teknologi dilakukan untuk meningkatkan produksi padi yang berbasis pada konsep pengelolaan tanaman terpadu," katanya.

Ia mengatakan BPTP Yogyakarta sengaja melibatkan masyarakat petani di wilayah setempat untuk menerapkan sistem pertanian basah kering ini.

"Model pertanian pengairan basah kering ini, sawah tidak perlu digenangi secara terus menerus, namun membutuhkan waktu untuk dikeringkan," katanya.

Arlyna mengatakan dalam teknologi pertanian basah kering ini, petani cukup melihat tinggi air di sawah dengan menggunakan pipa yang diukur setiap harinya.

"Apabila air sudah berada pada level tertentu di bawah tanah, maka sawah baru perlu untuk dialiri air," katanya.

Ia mengatakan, BPTP Yogyakarta juga mengaplikasikan mesin tanam padi bernama Jarwo Transplanter, dengan teknologi ini mampu menghemat waktu dan mengatasi masalah kekurangan tenaga tanam yang sering dikeluhkan petani.

"Selain di wilayah Kecamatan Berbah, inovasi pertanian ini juga telah diterapkan di wilayah Kecamatan Prambanan," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Momen Haru di Bandara Saat Presiden Tenangkan Keluarga Prajurit

Momen Haru di Bandara Saat Presiden Tenangkan Keluarga Prajurit

News
| Sabtu, 04 April 2026, 20:57 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement