Advertisement
PERTUMBUHAN EKONOMI DIY : Ekspor dari DIY Naik
Advertisement
Pertumbuhan ekonomi DIY dari sisi ekspor dianggap membaik oleh BPS
Harianjogja.com, JOGJA- Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) DIY Bambang Kristianto mengungkapkan, nilai ekspor barang asal DIY yang dikirim melalui beberapa pelabuhan di Indonesia pada Juni 2016 sebesar US$34,351 juta atau naik 19,66% dari US$28,708 juta.
Advertisement
Ada tiga negara utama tujuan ekspor barang yakni Amerika Serikat, Jerman, dan Jepang, masing-masing sebesar 40,37%, 13,11%, dan 8,83%. “Dibandingkan setahun yang lalu, kumulatif Januari–Juni, nilai ekspor naik sebesar 6,15 persen,” kata dia, baru-baru ini.
Sementara itu, nilai ekspor barang asal DIY ke kawasan ASEAN sebesar US$ 973.167. Nilai tersebut naik 5,75%. Tiga negara utama tujuan ekspor di kawasan ASEAN adalah Singapura, Thailand, dan Vietnam masing-masing sebesar 43,98%, 22,70%, dan 18,00%.
Tiga komoditas utama ekspor adalah pakaian jadi bukan rajutan (HS 62) dengan sumbangsih 42,88%, perabot dan penerangan rumah (HS 94) dengan 12,62%, dan barang-barang rajutan (HS 61) dengan 11,00%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Jenazah 2 Prajurit Gugur di Lebanon Tiba di Lanud Adisutjipto
- Belanja Pegawai Bantul Tembus 34 Persen Rekrutmen Dipangkas
- Tabrak Truk yang Putar Balik, Pengendara Motor Tewas di Gamping Sleman
Advertisement
Advertisement




