Advertisement

PENATAAN STASIUN TUGU : Pedagang Jalan Pasar Kembang Ogah Dipindah

Ujang Hasanudin
Selasa, 30 Agustus 2016 - 21:20 WIB
Mediani Dyah Natalia
PENATAAN STASIUN TUGU : Pedagang Jalan Pasar Kembang Ogah Dipindah

Advertisement

Penataan Stasiun Tugu masih terganjal masalah pedagang di Jalan Pasar Kembang

Harianjogja.com, JOGJA -- Para pedagang di sepanjang Jalan Pasar Kembang berkukuh enggan dipindah meski PT.Kereta Api Indonesia (KAI) menargetkan September besok kawasan tersebut bersih dari pedagang. Mereka menganggap sebagai pedagang resmi dan lahan yang ditempati untuk berjualan pun merupakan Sultan Ground dan bukan milik PT.KAI.

Advertisement

"Kami enggak mau tahu KAI mau buat kebijakan apa pun di Stasiun Tugu terserah, yang jelas jangan mengganggu kami sebagai masyarakat kecil," kata Ketua Paguyuban Pedagang Jalan Pasar Kembang 'Manunggal Karso', Rudi Tri Purnama, saat dihubungi Selasa (30/8/2016).

Rudi mengatakan sebagai pedagang resmi dengan Kartu Bukti Pedagang (KBP) dari Dinas Pengelolaan Pasar Kota Jogja, pihaknya hanya akan mengikuti kebijakan dari Pemerintah Kota Jogja. Sejauh ini ada 85 pedagang yang memegang KBP dan rutin membayar retribusi harian kepada kas daerah sebesar Rp2.400-5.400 per hari tergantung ukuran kiosnya. Retribusi itu belum termasuk biaya kebersihan.

Mereka juga mengaku sudah puluhan tahun berjualan di Jalan Pasar Kembang. Menurut Rudi, tidak bijak jika PT.KAI tiba-tiba mengusir para pedagang, karena lahan yang ditempati juga tanah Kasultanan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan

Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan

News
| Minggu, 05 April 2026, 05:17 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement