HUT KOTA JOGJA : Pawai Budaya Dibawakan dengan 2 Bahasa Pengantar

Pawai Budaya bertema Wayang Jogja Night Carnival memperingati HUT Kota Jogja diadakan di Tugu Jogja (Facebook Tic Kota Jogja)
07 Oktober 2016 20:19 WIB Mediani Dyah Natalia Jogja Share :

HUT Kota Jogja kali ini terasa berbeda dengan digelarnya pertunjukan kesenian sesuai konsep masing-masing kecamatan.

Harianjogja.com, JOGJA -- Pawai Budaya bertema Wayang Jogja Night Carnival digelar saat ini (7/10/2016) di Tugu Jogja. Acara ini disampaikan dengan dua bahasa, Indonesia dan Inggris.

Melalui siaran langsung yang diunggah akun Facebook Tic Kota Jogja, penonton acara ini mencapai ribuan.  Kepala Bidang Promosi Wisata, Dinas Pariwisata Kota Jogja, Yetti Martanti, menyampaikan Wayang Jogja Night Carnival ini juga melibatkan agen travel dalam negeri dan luar negeri. Beberapa media asing pun diundang.

Karena alasan ini dalam memperkenalkan perwakilan dan pertunjukkan kesenian dari masing-masing kecamatan, pembawa acara memberikan pengantar dengan dua bahasa, Indonesia dan Inggris.

HUT Kota Jogja ke-260 tahun ini terasa spesial lantaran seluruh peserta mengenakan kostum tokoh wayang anoman, kresna, gatot kaca, semar, srikandi, cakilan, antaboga, arjuna, arwana, Bima, dan Niwoto Kawola. Masing-masing peserta diberikan kesempatan menunjukan kreasinya selama 3-5 menit di panggung utama Tugu.

Menurut Yetti tema Wayang ini yang membedakan dengan pawai budaya Jogja sebelumnya. Jika sebelumnya semua peserta bebas menunjukan kesenian saat ini harus dengan tokoh wayang.

“Tahun ini cara leb terkonsep, secara kuantitas peserta dikurangi, kita mengedepankan aspek kuantitas,” ujar Yetti, Rabu (5/10/2016).