KDMP Gunungkidul Dibangun di 30 Titik, Ini Persoalan di Lapangan
Pembangunan gerai dan gudang KDMP di Gunungkidul mencapai 30 titik. Namun, muncul persoalan biaya listrik, air, dan persaingan usaha warga.
Guru - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, BANTUL— Sebanyak 247 guru honorer di Kabupaten Bantul hingga kini belum diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) paruh waktu. Data tersebut mencakup guru yang mengajar di sekolah negeri maupun swasta mulai dari jenjang taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), hingga sekolah menengah pertama (SMP).
Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Bantul, Titik Sunarti, mengatakan jumlah tersebut merupakan hasil pendataan internal terbaru.
“Kurang lebih ada 247 orang. Itu guru di sekolah negeri dan swasta, dari TK, SD sampai SMP,” ujarnya, Kamis (5/2/2026).
Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Disdikpora Bantul Nugroho Eko Setyanto mengungkapkan pihaknya tengah menyiapkan skema pemberian insentif bagi guru honorer, terutama yang bertugas di sekolah negeri.
Langkah tersebut diambil sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan guru honorer yang belum masuk dalam skema P3K paruh waktu.
“Kami sedang menyiapkan pemberian insentif kepada guru honorer, khususnya di sekolah negeri, agar kesejahteraan mereka juga bisa membaik,” katanya.
Nugroho mengakui masih terdapat kesenjangan pendapatan antara guru honorer yang telah diangkat sebagai P3K paruh waktu dengan mereka yang belum memperoleh status tersebut.
“Masih ada guru honorer yang belum diangkat menjadi P3K paruh waktu, sehingga pendapatan mereka tentu berbeda dengan yang sudah diangkat,” jelasnya.
Ia menambahkan, bentuk insentif serta besaran yang akan diberikan saat ini masih dalam tahap pembahasan di internal pemerintah daerah. Namun, Bupati Bantul telah memberikan arahan agar nasib guru honorer mendapat perhatian serius.
“Skema insentifnya masih kami bahas, termasuk nominalnya. Bupati juga sudah menginstruksikan agar guru honorer ini mendapatkan perhatian khusus,” pungkas Nugroho.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pembangunan gerai dan gudang KDMP di Gunungkidul mencapai 30 titik. Namun, muncul persoalan biaya listrik, air, dan persaingan usaha warga.
Cek jadwal KRL Palur-Jogja Rabu 19 Agustus 2026, lengkap dari Stasiun Palur hingga Stasiun Yogyakarta.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 19 Agustus 2026 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur, lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Pascagempa NTT, 32 dari 33 titik longsoran telah ditangani. BNPB mencatat 68 orang meninggal dan 213 lainnya luka-luka.
SAC menggelar pameran 150 lukisan untuk merayakan HUT RI ke-81 sekaligus merespons dinamika global dan memperkuat pesan perdamaian.
Menkeu Purbaya memastikan pengalihan status guru PPPK menjadi pegawai pusat tak mengganggu fiskal. Defisit RAPBN 2027 tetap 2,40%.