TIONGHOA JOGJA : Muda Mudi Bhakti Putera Ingin Lebih Menyatu dengan Masyarakat

Kegiatan bakti sosial Muda Mudi Bhakti Putera (MMBP) di Balai Pelayanan Sosial Tresna Werdha Abiyasa, Pakem, Sleman, Minggu (2/10/2016). (JIBI/Harian Jogja - IST.MMBP)
13 Oktober 2016 01:20 WIB Bernadheta Dian Saraswati Jogja Share :

Tionghoa Jogja, untuk generasi muda menggelar aksi sosial.

Harianjogja.com, JOGJA -- Muda Mudi Bhakti Putera (MMBP) baru terbentuk Juli 2016 lalu. Untuk menunjukkan eksistensinya pada masyarakat, sebuah perkumpulan yang berada di bawah organisasi Paguyuban Warga Tionghoa Bhaktiputera Yogyakarta ini melakukan kegiatan sosial.

Belum lama ini, tepatnya Minggu (2/10/2016), Muda Mudi Paguyuban Warga Tionghoa Bhaktiputera Yogyakarta yang terdiri dari 28 anggota melaksanakan bakti sosial di Balai Pelayanan Sosial Tresna Werdha Abiyasa di Jl. Kaliurang Km.17,5 Pakem, Sleman. Acara ini langsung disaksikan oleh Ketua Paguyuban Warga Tionghoa Bhakti Putera Yogyakarta Muwardi Gunawan.

Ketua MMBP Kus Sentono mengatakan, bagi MMBP Yogyakarta, bakti sosial adalah kegiatan yang sangat bermanfaat karena bisa bersama-sama mengembangkan empati melalui kegiatan berbagi kasih dan berkumpul bersama warga setempat.

“Karena dengan demikian keberadaan Paguyuban Warga Tionghoa Bhakti Putera dapat semakin dirasakan di tengah masyarakat,” katanya, Rabu (12/10/2016).

Menurutnya, keberadan MMBP ingin menjadikan etnis Tionghoa sebagai bagian tidak terpisahkan dari kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara melalui kegiatan-kegiatan terutama kegiatan sosial kemasyarakatan, pendidikan, seni, dan budaya.

Dalam acara ini, sebanyak 126 paket berisi biskuit, roti, bakpia, minyak kayu putih, dan  balsem diberikan kepada seluruh penghuni balai pelayanan sosial ini kepada 126 lansia. Di samping paket tersebut, didonasikan juga bubur kacang hijau, bubur instan, kue lapis, minyak kayu putih yang diserahkan kepada perwakilan balai.