JJLS GUNUNGKIDUL : Investor Mulai Mengintai, Masyarakat Siap-siap Gigit Jari

Warga melintasi Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) di Desa Girijati, Purwodadi, Gunungkidul pekan lalu. Kawasan JJLS di pesisir pantai kini diincar investor.(Bhekti Suryani/JIBI - Harian Jogja)
14 Oktober 2016 00:20 WIB Bhekti Suryani Gunungkidul Share :

JJLS Gunungkidul juga menjadi sorotan investor.

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL - Kawasan pantai selatan yang dilintasi Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) di Kecamatan Purwosari, Gunungkidul kini diincar berbagai investor. Masyarakat siap-siap gigit jari.

(Baca Juga :http://www.harianjogja.com/baca/2016/03/17/jjls-gunungkidul-harga-tinggi-warga-tergiur-jual-tanah-701510"> JJLS GUNUNGKIDUL : Harga Tinggi, Warga Tergiur Jual Tanah)

Maraknya investor berdatangan ke Purwosari diungkapkan Sekretaris Camat, Esi Suharto dalam Focus Group Disscusion (FGD) mengenai Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang digelar Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) setempat, Kamis (13/10/2016).

Esi mengatakan, sejumlah investor berencana membangun rest area di daerah Nanas, Desa Girijati.

“Rest area itu menggunakan lahan beberapa hektare untuk wisata kuliner, dan itu punya pribadi,” ungkap Esi Suharto, Kamis (13/10/2016).

Ada pula informasi rencana pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) serta hotel dan resort oleh sebuah lembaga konsorsium.

“Untuk hotel itu merupakan perluasan dari Hotel Queen yang ada sekarang. Jadi mereka berencana membangun hotel di sebelah atas Queen,” tutur dia.