PILKADA KULONPROGO : Tutup TMMD, Danrem Tegaskan TNI Harus Tetap Netral

19 Oktober 2016 15:55 WIB Rima Sekarani Kulonprogo Share :

Pilkada Kulonprogo harus diperhatikan aparat TNI agar tidak sampai terlibat

Harianjogja.com, KULONPROGO-Personel TNI diingatkan untuk tetap menjaga netralitas selama pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2017. Mereka tidak diperkenankan berpihak terhadap pasangan calon bupati dan wakil bupati manapun.

Hal itu diungkapkan Komandan Korem 072/Pamungkas Brigjen TNI Fajar Setiawan usai upacara penutupan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-97 di Lapangan Banjararum, Kalibawang, Kulonprogo, Rabu (19/10/2016).

Dia menegaskan TNI wajib netral pada setiap tahapan Pilkada 2017. “Netral itu tidak berpihak. Jangan ada atribut papun di fasilitas TNI, baik kendaraan maupun bangunan,” kata Fajar.

Fajar memaparkan, kewajiban memegang teguh netralitas juga berlaku bagi Babinsa di semua desa. Mereka diminta berhati-hati saat menjalankan tugas agar tidak terlibat dalam kepentingan politik pihak tertentu. Upaya pengawasan juga bakal dilakukan secara ketat agar tidak ada oknum anggota yang sengaja masuk ke ranah politik.

“Saya sudah mengatakan kepada seluruh jajaran. Jika di dalam prajurit saya terdapat yang tidak netral, akan kami tindak tegas,” ucap dia kemudian.