JOGJAROCKARTA : Ganjar Pranowo Bermetal Ria di Kridosono
<p><em><strong>Di antara</strong> ribuan penonton, ternyata ada Gubernur Jawa Tengah.</em></p>
Warga Jepang membersihkan tembok stasiun Tugu dari coretan vandalisme
Harianjogja.com, JOGJA- Tembok-tembok di Jogja yang dipenuhi dengan coretan aksi vandalisme menimbulkan keprihatinan bagi empat orang warga Jepang.
Tak disangka, mereka turun tangan membersihkan sampah pemandangan tersebut.
Empat bule tersebut beraksi di pagar bekas Hotel Tugu Yogyakarta, Selasa (25/10/2016). Mereka membersihkan corat-coret vandalisme menggunakan alat bernama Ecolobean.
Mereka bahkan menggunakan peralatan lengkap mulai alat membersihkan cat, tangga hngga pakaian seragam pekerja.
Alat pembersih yang mereka gunakan bertenaga kompresor itu mencampur air dengan bahan pembuat roti yang bila digunakan akan ramah terhadap lingkungan dan bangunan cagar budaya.
Selama empat hari mereka telah membersihkan sejumlah titik vandalisme di kawasan Tamansari, Keraton Yogyakarta, Jalan Margo Utomo dan kawasan Kleringan dekat Stasiun Tugu Yogyakarta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
<p><em><strong>Di antara</strong> ribuan penonton, ternyata ada Gubernur Jawa Tengah.</em></p>
UPNV Jogja menonaktifkan lima dosen terkait dugaan kekerasan seksual. Seluruh aktivitas Tridharma dihentikan selama proses investigasi.
BP BUMN dan Kemnaker memperkuat sinergi transformasi BUMN dengan memastikan perlindungan pegawai dan hubungan industrial tetap sehat.
Dinsos Kulonprogo mencoret 40 penerima KKS setelah validasi, termasuk ASN, warga mampu, hingga data tidak valid.
Aktivitas Gunung Sinabung meningkat ditandai tremor dan gempa vulkanik. PVMBG minta warga waspada potensi erupsi.
Ekonom UGM kritik rencana penutupan prodi tak relevan industri. Pendidikan tinggi dinilai harus tetap fokus pada ilmu dan masa depan.