BENCANA JOGJA : Paku Alam Menganggap Belum Perlu Status Tanggap Darurat

Petugas dari Satuan Keamanan Kampus (SKK) Universitas Gadjah Mada (UGM) masih melakukan upaya pemotongan pohon yang merintangi jalan depan RSUP dr Sardjito, Sabtu (8/10/2016). (Arief Wahyudi/JIBI - Harian Jogja)
22 November 2016 15:41 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Bencana Jogja masih dianggap belum perlu status tanggap sarurat

Harianjogja.com, JOGJA-Wakil Gubernur DIY, Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Aryo (KGPAA) Paku Alam X menilai belum diperlukan peningkatan status tanggap darurat bencana di DIY.

"Peningkatan status [dari siaga bencana ke tanggap darurat bencana] ada aturan bakunya, tidak bisa serta merta," kata Paku Alam, saat ditemui seusai menghadiri undangan di KPU DIY, Selasa (22/11/2016).

Namun, meski saat ini status siaga, Paku Alam menjamin ketersediaan dana di Pemda DIY untuk penanganan bencana dan dana tersebut bisa digunakan.

Saat ini pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY dan kabupaten kota untuk mengantisipasi potensi bencana dalam beberapa waktu ke depan.