Limbah Tambang Bisa Diolah Ramah Lingkungan, Namanya Backfilling
Seiring perkembangan teknologi ada metode yang disebut dengan backfilling untuk mengelola limbah tambang agar tak merusak lingkungan.
Tim Jibom Gegana Polda DIY sedang evakuasi benda mencurigakan. (Yudho Priambodo/JIBI/Harian Jogja)
Teror Sleman dialami warga sekitar Kecamatan Depok.
Harianjogja.com, SLEMAN — Warga Depok dihebohkan dengan penemuan benda mencurigakan ditemukan di tepian jalan Ringroad Utara, di depan kantor Kecamatan Depok Sleman, Kamis (24/11/2016) pagi.
(Baca Juga : http://www.solopos.com/2016/11/24/teror-sleman-benda-mencurigakan-diperiksa-ringroad-utara-macet-771394">TEROR SLEMAN : Benda Mencurigakan Diperiksa, Ringroad Utara Macet)
Dari pemeriksaan yang dilakukan petugas Jibom Gegana Polda DIY, diketahui kotak berwarna coklat berukuran kurang lebih 30cm itu berisi rangkaian seperti peledak yang terdiri dari PCB kabel. Hanya saja, di dalam kotak tersebut tidak ada bahan peledak. Namun untuk keamanan, benda mencurigakan diledakkan.
Setelah diledakkan, petugas menunggu 30 menit untuk masa endap baru melakukan pemeriksaan lebih lanjut mengenai isi hingga asal usul kotak coklat tersebut.
Berikut https://www.instagram.com/p/BNLnUOrlEWt/?taken-by=harianjogja">link mengenai detik-detik peledakan benda yang mencurigakan tersebut https://www.instagram.com/p/BNLnUOrlEWt/?taken-by=harianjogja
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Seiring perkembangan teknologi ada metode yang disebut dengan backfilling untuk mengelola limbah tambang agar tak merusak lingkungan.
Penggunaan hand sanitizer berlebihan bisa picu eksim, kulit kering, dan iritasi. Simak penjelasan dokter kulit.
Bulog Jogja pastikan stok Minyakita aman jelang Idul Adha. Distribusi capai 2,6 juta liter, ditambah pasokan baru.
76 Indonesian Downhill 2026 di Bantul hadir dengan track ekstrem. Seeding run panas, final diprediksi makin sengit!
Presiden Kelima RI yang juga Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP), Prof. Dr. Megawati Soekarnoputri, menghadiri resepsi pernikahan Ignatius Windu Hastomo (Igo)
DPD DIY dorong percepatan pengesahan RUU Masyarakat Adat demi kepastian hukum dan perlindungan hak masyarakat adat.