Advertisement
LONGSOR GUNUNGKIDUL : Tiga Titik Longsor Terjadi di Malam Jumat
Advertisement
Longsor Gunungkidul terjadi di tiga titik dalam semalam
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Bencana longsor terjadi di tiga lokasi sekaligus di Gunungkidul, pada Kamis (24/11/2016) malam, akibat hujan deras yang mengguyur wilayah ini. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam sejumlah longsor tersebut.
Advertisement
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul mencatat longsor terjadi di tiga titik, yu di Dusun Jelok Desa Watugajah dan Dusun Trembono Desa Tegalrejo Kecamatan Gedangsari serta di Dusun Parangan Desa Semin Kecamatan Semin.
“Di Gedangsari longsor terjadi sekitar jam tujuh malam, sedangkan di Semin sekitar pukul 17.00 WIB,” terang Manajer Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Gunungkidul Marno, Jumat (25/11/2016).
Di Semin, tebing yang longsor mengancam satu rumah yang ada di bawahnya. Beruntung kata dia, tanah longsor tidak sampai mengenai rumah warga.
Sementara itu Kepala Dusun Jelok, Watugajah, Gedangsari Tukimin menuturkan, di dusunnya longsor mengenai rumah Paryono warga RT 3 RW 3. Tebing setinggi empat meter dan lebar tujuh meter ambruk.
Tanah longsor mengenai tiang teras rumah Paryono. Longsor juga menutup sebagian badan jalan. “Menutup sebagian badan jalan tapi masih bisa dilewati,” ungkap Tukimin.
Longsor terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah utara. Kepala Desa Watugajah Dwi Ratna mengatakan, sudah kali kedua desanya dihantam longsor sepanjang tahun ini. Sebelumnya longsor menjebol dinding salah satu rumah warga. “Kejadian longsor ini setiap tahun selalu ada,” jelas Dwi Ratna.
Tahun lalu longsor yang terjadi jauh dari permukiman penduduk dan kualitasnya kecil. Kondisi lebih parah sempat terjadi pada 2014.
“2014 Pedukuhan Jelok juga longsor, menyebakan putusnya hubungan dari Gedangsari ke arah Bayat [Klaten, Jawa Tengah],” ujar dia. Saat itu, pembersihan puing bekas longsor harus menggunakan alat berat.
Ditambahkannya, Dusun Jelok merupakan salah satu zona merah paling rawan longsor di Watugajah. Padahal ada sekitar 850 jiwa yang kini menghuni dusun tersebut. Di Dusun Jelok, mayoritas rumah warga berada di dekat tebing yang rentan tergerus air.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Penantian Sepekan Berakhir Jenazah Perwira TNI Tiba di Cimahi
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jam Lengkapnya
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
Advertisement
Advertisement




