Advertisement
BENCANA BANTUL : 4 Kecamatan Ini Masuk Rawan Bencana
Advertisement
Bencana Bantul mengancam terutama di empat kecamatan
Harianjogja.com, BANTUL-Empat wilayah di Bantul masuk dalam peta rawan bencana akibat tingginya intensitas hujan. Ketiga wilayah itu masing-masing Kecamatan Kasihan, Sewon, Banguntapan, dan Piyungan.
Advertisement
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul Dwi Daryanto mengatakan, pemetaan itu diperolehnya berdasarkan laporan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) DIY. Dikatakannya, curah hujan di wilayah-wilayah itu bisa mencapai 150-300 mm.
Penyebab cuaca ekstrem adalah pemanasan di laut selatan dengan temperatur 1,5-2 derajat Celcius yang mengakibatkan banyak penguapan, membentuk awan dan berpotensi turun hujan, kandungan uap air di Jogja juga masih tinggi yakni 70-90%.
Belum lagi ditambah dengan adanya pergerakan arah angin di Pulau Jawa, yakni terdapat daerah pertemuan angin yang berdampak pada kenaikan massa udara naik ke atas kemudian membentuk awan lalu hujan. “Saya harapkan masyarakat tetap waspada,” katanya, Minggu (27/11/2016).
Selain itu, ia pun mengimbau kepada masyarakat untuk tidak begitu saja percaya terhadap kabar terkait cuaca yang beredar di media sosial. Bagi masyarakat yang berada di wilayah rawan bencana, dampak kabar burung di media sosial itu bisa menjadi sangat fatal. “Jangan percaya kalau kabar itu bukan dari BMKG,” tambahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Waspada Efek Perang Timur Tengah, Malaysia Perketat Keamanan
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- Belanja Pegawai Bantul Tembus 34 Persen Rekrutmen Dipangkas
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
Advertisement
Advertisement




