TRANSPORTASI JOGJA : Tarif Bus Ringroad Rp4.000 Bisa Naik

Bus baru Trans Jogja berwarna biru siap mengaspal, Rabu (25/5/2016). (Gilang Jiwana/JIBI - Harian Jogja)
02 Desember 2016 11:41 WIB Sunartono Jogja Share :

Transportasi Jogja berupa bus melalui rute Ringroad mulai diperasionalkan

Harianjogja.com, BANTUL - Dinas Perhubungan DIY secara resmi mengoperasikan lima unit bus interkoneksi dengan rute berputar sepanjang Ringroad, Kamis (1/12/2016).

Pemerintah akan berupaya menambah fasilitas halte, mengingat belum semua titik pemberhentian telah tersedia halte. Akibatnya penumpang yang turun pada titik belum ada halte, harus melalui dari pintu depan bus.

Kepala Dinas Perhubungan DIY Sigit Haryanta menjelaskan, setelah melalui proses panjang mengurus izin trayek, lima unit bus Ringroad secara resmi dioperasikan, Kamis (1/12/2016) kemarin.

Bus bantuan dari Damri itu pun telah berganti warna biru yang sama dengan salahsatu corak warna Trans Jogja. Kapasitasnya mampu menampung antara 50 hingga 60 penumpang dengan rute awal di Bandara Adisutjipto.

Ia mengakui memang belum semua halte portabel dipasang, diperkirakan baru sebagian. Sembari pengoperasian berjalan, halte-halte akan segera disiapkan mengingat bus ini tidak bisa sepenuhnya menggunakan halte Trans Jogja yang memakai sistem pembayaran on halte.

"Hari ini sudah mulai kita operasikan sebanyak lima unit bus untuk tahap awal," terang Sigit, Kamis (1/12/2016).

Pada tahap awal ini, waktu beroperasinya memang belum menyamai Trans Jogja. Sehingga diputuskan mulai beroperasi pada pukul 06.00 WIB sampai 17.00 WIB. Selain itu, tarif sementara diputuskan sebesar Rp4.000 untuk satu penumpang dengan sistem pembayaran di dalam bus.

Besaran tarif itu masih akan dikaji dengan mempertimbangkan biaya operasional. Mengingat bus tersebut tidak mendapatkan subsidi dari Pemda DIY. Dengan demikian, ada kemungkinan tarif akan berubah bahkan bisa naik setelah bulan Januari 2017.

"Untuk tarif memang Rp4.000, nanti setelah Januari [2017] ada perubahan [naik]," imbuhnya.