BENCANA BANTUL : Sekolah Terendam Banjir, Siswa SDN Cimpon Dipulangkan

SDN Cimpon, Desa Tirtosari, Kecamatan Kretek tergenang banjir luapan sungai setinggi 50 centimeter, Jumat (1/12/2016). (Irwan A. Syambudi/JIBI - Harian Jogja)
02 Desember 2016 18:20 WIB Irwan A Syambudi Bantul Share :

Bencana Bantul terjadi berupa banjir yang menggenang SDN Cimpon

Harianjogja.com, BANTUL—Hujan yang terjadi pada Jumat (2/11/2016) dinihari hingga pagi membuat sebagian sungai meluap dan menggenangi sejumlah titik di Kabupaten Bantul.

Salah satunya Sekolah Dasar Negeri (SDN) Cimpon di Desa Tirtosari, Kecamatan Kretek yang terendam, sehingga kegiatan belajar mengajar (KBM) dihentikan dan puluhan siswa dipulangkan.

Air setinggi 50 centimeter (cm) mengenangi halaman SD dan hampir seluruh ruangan di SDN Cimpon. Terhitung hanya menyisakan dua ruangan yang tidak sampai kemasukan air, yakni ruang perpustakaan dan mushola.

Kedua ruangan itu selamat dari genangan air karena memang memiliki lantai yang lebih tinggi dari pada ruangan yang lain.

Mulanya genangan air belum mencapai 50 cm. Siswa pun telah datang ke sekolah pada pukul tujuh sesaat setelah hujan sudah mulai reda dan genangan baru sebatas mata kaki. Akan tetapi beberapa jam kemudian genangan air mulai meninggi.

“Itu karena sungai yang berada di belakang sekolah meluap,” ujar Kepala Sekolah SDN Cimpon, Sri Rahayu, Jumat (2/12/2016).

Akibatnya siswa yang sudah berada di ruang kelas akhirnya diminta keluar, kemudian mereka dipulangkan lebih awal. Sebagian ada pula yang diantar pulang oleh guru mengingat tingginya genangan air yang ada di sekolah maupun di jalan.

Menurut Sri, adapun 80 siswa yang dipulangkan merupakan siswa yang duduk di bangku kelas I hingga kelas IV. Sementara siswa kelas V sampai VI diminta untuk tetap tinggal di sekolah untuk mengikuti Ujian Semester (US).