WISATA JOGJA : Para Marketing Hotel Bertemu dan Membentuk HSA

05 Desember 2016 01:20 WIB Bernadheta Dian Saraswati Jogja Share :

Wisata Jogja akan mendapat dukungan dari para marketing hotel yang membentuk asosiasi baru

Harianjogja.com, JOGJA -Para marketing hotel di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bersinergi dalam Hotel Sales Association (HSA). HSA akan menjadi wadah untuk bisa meningkatkan branding wisata kota Jogja.

Ketua HSA yang juga GM The Atrium Hotel and Resort, Joko Paromo mengatakan wadah baru ini masih di bawah Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia DIY. Jadi arahnya bukan hanya untuk berjualan melainkan mempromosikan destinasi wisata dan meningkatkan brand Jogja sebagai tempat Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE).

"Sebab jika wisata dan MICE meningkat, tentunya akan berimbas pada penjualan hotel-hotel di Jogja. Dari sana akan mengangkat jumlah penjualan kami pula," jelas Joko usai dikukuhkan sebagai ketua HSA dalam rilis yang diterima Harianjogja, baru-baru ini. Acara pengukuhan dilaksanakan di Hotel Pesonna Malioboro oleh Ketua PHRI DIY, Istidjab M. Danunagoro.

Joko menegaskan asosiasi ini harus berperilaku profesional untuk mengangkat branding Jogja sebagai kota Wisata. Agar para wisatawan makin betah dan krasan untuk tinggal lebih lama di Jogja.

"Kami juga memiliki misi akan memasukkan beberapa hiburan tradisional, seperti gamelan atau keroncong agar bisa masuk di lobi hotel untuk menyambut pengunjung. Kalau tugasnya memang hampir sama dengan PHRI, jadi tidak hanya bicara penjualan belaka meskipun anggotanya adalah para sales," ujar Joko.

Istidjab dalam sambutannya mengatakan sinergi antara PHRI dan HSA tentu akan mampu meningkatkan daya jual dan promosi Jogja sebagai kota wisata. "Tentu kami harapan jaringan ini makin meningkatkan nama Jogja sebagai kota wisata ke seluruh Indonesia dan dunia," katanya.