TRANSPORTASI JOGJA : 51 Kendaraan Diuji, 18 Dinyatakan Tidak Layak Jalan

18 Desember 2016 01:20 WIB Jogja Share :

Transportasi Jogja dipersiapkan menjelang libur akhir tahun

Harianjogja.com, JOGJA- Kepala Dinas Perhubungan DIY, Sigit Haryanta mengatakan sejauh ini pihaknya telah giat melakukan ram check di sejumlah lokasi. Tak hanya berpusat pada terminal, namun dikatakannya pula ram check dilakukan di sejumlah jembatan timbang untuk angkutan pribadi dan angkutan umum.

“Data terbaru, dari 51 kendaraan yang melakukan pengecekan, ada 18 kendaraan tidak laik jalan hari ini. 50 persen kendaraan kurang memenuhi persyaratan untuk melakukan perjalanan,” kata dia, di sela mendampingi Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi melakukan peninjauan di terminal Giwangan, Umbulharjo, Sabtu (17/12/2016).

Kerusakan dijelaskannya terjadi pada hal yang sederhana namun cukup membahayakan. Misalnya seperti rem dan speedometer. Ia berharap agar setiap perusahaan angkutan dapat memperbaiki kendaraannya sebelum digunakan untuk melayani masyarakat.

Di DIY sendiri, saat ini untuk ketersediaan angkutan bus yakni 825 bus pariwisata, AKDP sebanyak 300, angkutan perkotaan 281, taksi 1.025, dan AKAP kurang dari 100.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Terminal Giwangan, Bekti Zunanta mengatakan, dibandingkan tahun sebelumnya, diperkirakan terdapat penurunan sebanyak 1%. Menurutnya, hal tersebut disebabkan karena angkutan darat menjadi pilihan terakhir para penumpang.

“Selain itu, dipengaruhi juga oleh tren jumlah kendaraan maupun penumpang yang masuk ke terminal setiap tahun yang turun sekitar 4 tahun. Mungkin banyak penumpang yang lebih memilih untuk menyewa mobil,” kata dia.