PENEMBAKAN SLEMAN : Minim Keterangan, Kasus Tembakan Airgun Masih Diselidiki

Ilustrasi tembakan (JIBI/Solopos - Reuters)
19 Desember 2016 09:20 WIB Sleman Share :

Penembakan Sleman dialami tiga pemuda.

Harianjogja.com, SLEMAN -- Sebanyak tiga orang mengalami luka-luka usai dua orang tidak dikenal melakukan penembakan secara membabi buta di daerah Mlati, Sleman, Minggu (18/12/20016) pukul 02.30 WIB dinihari. Korban adalah Taufik Hidayat, 25, Langgeng Vudi, 18, dan Renno Andika, 18.

(Baca Juga : http://www.solopos.com/2016/12/18/penembakan-sleman-3-korban-terluka-ditembak-2-orang-tak-dikenal-777505">PENEMBAKAN SLEMAN : 3 Korban Terluka Ditembak 2 Orang Tak Dikenal)

Ipda Reky Sutriadi, Panit Reskrim Polsek Mlati menyampaikan peristiwa ini terjadi saat ketiganya mengendarai motor dari arah Kentungan menuju Jogja Expo Center (JEC). Ketiganya diduga diserang menggunakan airgun.

Dikatakannya, saat menghindar para korban sempat memacu kendaraan menuju arah jalan Gejayan, tetapi pelaku terus mengejar dan tetap melepaskan tembakan. Karena korban terus memacu kendaraan kearah wilayah ramai kemudian para pelaku langsung berbelok arah.

"Tiga korban masing masing terluka di bahu sebelah kanan, luka memar di lengan kiri, dan luka lecet di bagian leher. Dilihat dari lukanya diduga senjata yang digunakan jenis airgun," katanya, Minggu (18/12/2016)

Akibat luka tembakan tersebut para korban harus kemudian dibawa ke Rumah Sakit Harjolukito untuk mendapatkan perawatan.

Saat ini petugas masih melakukan pendalaman atas kejadian tersebut. Petugas sudah melakukan pendataan kepada para korban dan sudah meminta keterangan dari saksi-saksi.

"Masih dalam pendalaman, karena minim keterangan," pungkasnya.