Ciu Bekonang Ditetapkan sebagai Warisan Budata Tak Benda
Sebanyak 38 budaya asal Jawa Tengah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia 2026 tahap I, termasuk Ciu Bekonang dari Sukoharjo.
Aksi diam bentuk solidaritas pelajar di Tugu Jogja, yang tergabung dalam Aliansi Pelajar Jogja atas peristiwa klitih dan kekerasan antar pelajar yang terjadi beberapa waktu lalu, Minggu (18/12/2016). ( Holy Kartika N.S/JIBI/Harian Jogja)
Kekerasan Jogja untuk kenakalan remaja dapat diatasi dengan beberapa cara
Harianjogja.com, JOGJA -- Tim Advokasi Pelajar Korban Kekerasan DIY mengajak semua elemen untuk tanggap mengatasi kejahatan klithih yang sedang marak di Jogja lewat komitmen gerakan bersama. Tim tersebut menyatakan, pemberantasan klithih tidak bisa hanya melibatkan aparat penegak hukum saja, dalam hal ini kepolisian.
Dekan Fakultas Hukum UAD Rahmat Muhadjir Nugroho menyoroti kinerja para guru dalam fenomena berkembangnya aksi kekerasan yang dilakukan para pelajar sekolah ini. Rahmat melihat banyak guru sekarang juga sibuk dengan dunianya sendiri sehingga hak pendidikan siswa terabaikan. Terkadang guru juga kurang peka ketika para siswanya terlibat dalam organisasi geng sekolah yang berpotensi memupuk permusuhan antar sekolah.
"Guru jangan hanya sibuk dengan upaya mencari sertifikasi atau uji kompetensi guru saja. Sedianya guru harus peka, ada enggak geng pelajar tersebut. Kalau ada otoritas harus segera membubarkan," jelasnya, Selasa (21/12/2016)
Rahmat pun menggariskan, masing-masing pimpinan sekolah harus menjadi garda terdepan untuk menjaga perdamaian antar sekolah. Artinya baik kepala sekolah, guru hingga ketua OSIS harus berani membuat kesepakatan damai apabila para siswanya terindikasi ada permusuhan dengan sekolah lain.
"Misalnya sekolah A dan B ini sudah menjadi musuh bebuyutan. Mata rantai permusuhan ini harus diputus. Caranya didamaikan secara resmi. Otoritas sekolah dan ketua OSIS punya kunci besar dalam hal ini," jelas dia.
Peran alumni pun juga bisa dimaksimalkan menurut dia. Dalam hal ini alumni bisa memberikan arahan yang baik bagi para adik tingkatnya.
Sementara itu forum yang beranggotakan para akademisi perguruan tinggi serta praktisi hukum itu pun menyoroti kinerja kepolisian.
Akademisi dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Trisno Rahardjo menyatakan, terkait aksi klithih yang sedang marak itu sedianya bisa diminimalisasi oleh polisi.
Trisno meyakini, sebenarnya kepolisian punya cukup data dan informasi hanya saja belum dimaksimalkan.
"Mengapa saya katakan itu karna setelah kejadian yang merenggut nyawa siswa SMA Muhamadiyah 1 Jogja, selang sehari ada upaya kekerasan serupa di Kulonprogo. Tapi polisi bisa menggagalkan," paparnya.
Dari fakta tersebut, jelas dia, artinya kepolisian memailiki jaringan kuat untuk pencegahan. Hanya saja tidak dimaksimalkan.
Dalam kesempatan itu tim advokasi juga menegaskan komitmennya akan mengawal kasus kekerasan yang menyebabkan meninggalnya siswa SMA Muhi sampai tuntas.
"Harapan kami kejaksaan bisa memeriksa serta mengumpulkan bukti sehingga optimal. Advokasi juga kami lakukan di luar pengadilan lewat forum pencegahan agar aksi teror ini tidak terjadi lagi,' tegas Trisno.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 38 budaya asal Jawa Tengah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia 2026 tahap I, termasuk Ciu Bekonang dari Sukoharjo.
Progres pembangunan Gedung DPRD DIY mencapai 81,7 persen. Sultan HB X meminta desain lebih aman, ergonomis, dan ramah bagi masyarakat.
Pemkab Bantul mengusulkan enam ruas jalan diperbaiki melalui Inpres Jalan Daerah untuk mempercepat revitalisasi di tengah keterbatasan anggaran.
Rupiah diproyeksikan bergerak fluktuatif dan melemah ke Rp18.060-Rp18.110 per dolar AS dipicu sentimen geopolitik dan fiskal domestik.
enginap di sebuah hotel kini bukan lagi sekadar mencari tempat untuk beristirahat. Wisatawan juga mencari pengalaman yang hangat, personal, dan memiliki cerita.
BSN menjadi tuan rumah APMP Mid-Year Meeting 2026 yang diikuti 20 negara untuk memperkuat ketertelusuran pengukuran dan ekonomi sirkular.