Hari Pertama Pimpin BGN, Sudaryono Minta Tinggalkan Persoalan Hukum
Sudaryono meminta jajaran BGN fokus membenahi tata kelola MBG dan tidak larut dalam persoalan hukum yang tengah diproses aparat.
Sejumlah peserta mengikuti kompetisi Fruits Carving yang digelar Hotel Dafam Fortuna Malioboro, Sabtu (17/12/2016). (Mayang Nova Lestari/JIBI/Harian Jogja)
Hotel di Jogja menggiatkan fruits carving
Harianjogja.com, JOGJA -- Sebanyak 25 peserta mengikuti ajang D’fruits Carving Competition yang digelar oleh Hotel Dafam Fortuna Malioboro di lobi Hotel Dafam, Sabtu (17/12/2016. Peserta mengikuti ajang yang menuntut olah seni dan kretaifitas tersebut dengan sangat antusias.
Helman Dedy Choandra, Food and Beverages Manager Hotel Dafam Fortuna Malioboro, mengatakan bahwa event tersebut merupakan kali kedua diselenggarakan sejak 2015 lalu. Tujuannya yakni untuk mengangkat komunitas atau penggiat fruits carving, tak hanya di Jogja namun juga di sejumlah daerah di Indonesia .
“Kompetisi semacam ini di Jogja masih jarang, peminatnya pun masih minim, namun kali ini sudah cukup berkembang dibandingkan tahun lalu. Pesertanya dari tahun ke tahun untuk pecinta fruit carving ini semakin meningkat,” kata dia saat dijumpai Harian Jogja di sela pelaksanaan kompetisi, Sabtu (17/12/2016).
Sedikitnya 25 peserta kompetisi berasal dari berbagai wilayah di antaranya Jogja, Jakarta, Solo, hingga Semarang. Event tersebut diharapkannya dapat menjadi agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Hotel Dafam. Menurutnya, melalui kesempatan event tersebut, tak hanya kompetisi namun juga dapat memberikan kesempatan bagi peserta untuk unjuk diri sebagai penggemar fruits carving.
“Kita melihat potensi yang cukup besar pada kegiatan fruit carving ini. Fruits Carving pun mulai berkembang di kalangan masyarakat Jogja. Tak hanya sebatas ajang kompetisi, namun juga sebagai ajang untuk membantu mengembangkan potensi yang dimiliki oleh masing-masing peserta,” ujarnya.
Dalam kompetisi tersebut melibatkan sejumlah juri yang merupakan perwakilan professional diantaranya yakni chef dan juga penilaian yang akan diberikan orang awam yang diwakili oleh divisi sales dan marketing .
Terdapat sejumlah kriteria penilaian dalam kompetisi tersebut yakni penilaian berdasarkan tingkat kebersihan dan kerapihan, kerumitan, ketepatan waktu, dan teknik penggunaan peralatan untuk mengukir buah.
Satu-satunya peserta termuda dalam ajang D’fruits Carving Competition, Ramdiani Tahta, 13, asal SMP N 1 Berbah mengatakan dirinya mengikuti ajang tersebut demi memenuhi minatnya yang tinggi pada dunia fruits carving. Ia mengaku sejak masuk sekolah menengah pertama, ia banyak belajar untuk mempraktikkan fruits carving, salah satunya dengan mengikuti sejumlah kompetisi.
“Ini sudah dua kalinya, saya mengikuti jejak ayah yang ahli dalam bidang ini,” kata Ramdiani.
Meski begitu, Ramdiani mengakui jika waktu yang disediakan oleh panitia terbilang kurang, yakni hanya 120 menit saja. Ramdiani yang mengukir sosok orangtua dari buah semangka dengan tema Thailand style tersebut berhasil memeroleh predikat The Best untuk kategori pemula.
Sementara itu masih di kategori pemula, Runner up diperoleh Wakhit Syukron dengan perolehan nilai 4.600 setelah Ramdiani Tahta yang memeroleh skor 4.650. Sedangkan di kategori Profesional, The Best diraih oleh Ronny dengan total nilai 5.250 mengalahkan Sutarno yang meraih posisi runner Up dengan nilai 5.000.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sudaryono meminta jajaran BGN fokus membenahi tata kelola MBG dan tidak larut dalam persoalan hukum yang tengah diproses aparat.
Jadwal imsak, Subuh, dan Maghrib di DIY pada Kamis 30 Juli 2026 untuk puasa sunnah Kamis. Cek waktu sahur dan berbuka di sini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 30 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak 12 perjalanan dan tarif Commuter Line Rp8.000.
KPK mendalami penukaran 46.500 dolar Singapura yang diduga disiapkan Suhardiman Amby untuk Raja Juli Antoni dalam penyidikan kasus Kuansing.
PSEL Legok Nangka senilai Rp7,2 triliun mulai dibangun di Kabupaten Bandung. Proyek ini akan mengolah 2.131 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 40,79 M
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 30 Juli 2026 tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jam keberangkatan tiap stasiun.