Bupati Award 2026: Pasutri Asal Candimulyo Borong Dua Penghargaan
Pasutri asal Candimulyo meraih dua penghargaan pada Bupati Award 2026 Kabupaten Magelang berkat inovasi gula semut dan pertanian modern.
Kegiatan Dusun Gandok, Desa Wedomartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. (Foto istimewa/dokumen)
Tradisi Sleman di Dusun Gandok berupa bersih dusun bertujuan doa bersama agar kehidupan warga semakin makmur
Harianjogja.com, SLEMAN- Beragam cara dilakukan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas anugrah yang telah diberikan. Salah satunya dengan melakukan upacara adat. Ini seperti dilakukan warga Dusun Gandok, Desa Wedomartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Warga menggelar Bersih Dusun sebagai upaya berdoa sehingga masyarakatnya menjadi makmur, sejahtera, nyaman, aman, tenteram dan damai.
Sebanyak tujuh rukun tetangga (RT) di Dusun mengumpulkan dana iuran dari masing-masing warga. Mereka kemudian bersama-sama membuat gunungan dan tumpengan lengkap dengan tujuh ingkung dari ayam jantan.
Gunungan terbuat dari aneka ragam makanan, jajan pasar, buah-buahan dan hasil bumi dari para petani. Kemudian gunungan itu, dikirab keliling kampung oleh warga masyarakat dengan pakaian adat dan prajurit bregodo dimulai dari rumah Kepala Dusun (Dukuh) Gandok menuju Balai Serbaguna.
Sesampainya di Balai Dusun, gunungan dan tumpeng didoakan terlebih dahulu oleh kyai dengan diikuti warga masyarakat yang mengikuti kirab.
Gunungan dan tumpengan selesai didoakan, kemudian dibagikan kepada masyarakat. Selama prosesi kirab berjalan, penonton merasa terhibur melihat upacara adat bersih dusun yang rutin diadakan pada setiap tahun sekali.
Puncak acaranya, pada 17 Desember lalu bertempat di halaman rumah milik Sunaryo, yang juga sebagai Ketua RT 04 diadakan pergelaran wayang kulit semalam suntuk dengan cerita Babad Astina (Ngastina) oleh dalang kondang serba bisa Ki Hadi Sutikno dari dusun Tegalsari, Sariharjo, Ngaglik, Sleman.
Acara pementasan wayang kulit tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Widodomartani, Camat Ngemplak, beserta jajarannya, Danramil dan Kapolsek Ngemplak.
Ketua RT 04, Sunaryo mengungkapkan bersih dusun dan pergelaran wayang kulit semalam suntuk merupakan kalender tahunan dengan tujuan untuk mempertahankan dan melestarikan budaya serta adat dan kesenian tradisionil agar jangan sampai punah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pasutri asal Candimulyo meraih dua penghargaan pada Bupati Award 2026 Kabupaten Magelang berkat inovasi gula semut dan pertanian modern.
Madura United bertekad mengakhiri rekor buruk melawan PSIM saat bertemu pada pekan ketiga BRI Super League 2026/27.
Polda DIY belum memutuskan laga derbi PSS Sleman vs PSIM Yogyakarta digelar dengan penonton. Evaluasi keamanan dilakukan hingga hari H.
Pilur serentak Bantul memasuki tahap penetapan calon. Sebanyak 24 lurah petahana telah mengajukan cuti untuk kembali mencalonkan diri.
Presiden Prabowo Subianto menyoroti dugaan keterlibatan koruptor, mafia, dan pelaku underinvoicing dalam kerusuhan Agustus.
Polda DIY memperkuat patroli dan edukasi masyarakat untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan selama musim kemarau.