Gempur Rokok Tanpa Cukai di Gunungkidul Ratusan Ribu Batang Diamankan
Satpol PP Gunungkidul dan Bea Cukai sita 152 ribu batang rokok ilegal dalam razia beruntun di sejumlah kapanewon.
Tim Saber Pungli Gunungkidul yang dilantik oleh Bupati Gunungkidul Badingah di Ruang Rapat I Sekda. Selasa (27/12/2016) (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)
Pungli Gunungkidul, tim baru saja dibentuk
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Tim Sapu Bersih (Saber) Pungutan Liar (Pungli) di Gunungkidul akhirnya dibentuk oleh Bupati Badingah di Ruang Rapat I, Sekretariat Daerah Gunungkidul, Selasa (27/12/2016). Harapannya masyarakat diminta untuk berperan aktif keberadaan pungli sehingga peran dari tim saber dapat lebih maksimal.
Ketua Tim Saber Pungli Gunungkidul Komisaris Polisi Verena Sri Wahyuningsih berjanji untuk memaksimalkan peran dari tim saber yang ia pimpin. Guna pemberantasan, tim yang beranggotaka 30 petugas ini dibagi dalam beberapa kelompok yang meliputi tim cegah, lidik, intelejen, penindakan serta yustisia.
“Kita akan berusaha semaksimal mungkin membrantas praktik pungli di Gunungkidul,” kata Verena kepada wartawan, usai kegiatan pelantikan, Selasa kemarin.
Menurut dia, upaya pemberantasan praktik liar ini juga butuh peran serta dari masyarakat. Harapannya jika menemukan kegiatan tersebut segera melaporkan kepada tim untuk diambil tindakan.
Verena pun berjanji akan memberikan perlindungan kepada orang yang melaporkan adanya dugaan praktik pungli. “Tidak perlu takut karena pasti akan kami lindungi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satpol PP Gunungkidul dan Bea Cukai sita 152 ribu batang rokok ilegal dalam razia beruntun di sejumlah kapanewon.
Istana membantah isu pengunduran diri Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Pemerintah menegaskan belum ada rencana pergantian Menkeu.
Terapi kanker kini makin presisi. Tes genetik dan teknologi NGS membantu dokter menentukan pengobatan yang tepat bagi pasien kanker.
KPK mengungkap GST memakai rekening nomine untuk menampung uang hasil dugaan pemerasan pengurusan KITAS dan KITAP warga negara asing.
DPMPTSP Kota Jogja mempermudah pengurusan PBG melalui konsultasi online, layanan tatap muka, dan Bazar Reaksi Cepat PBG.
Menag Nasaruddin Umar mendorong penguatan ekosistem halal di Yogyakarta yang mencakup aspek spiritual, sosial, dan ekonomi menuju peradaban global.