Harga Beras Rendah, Petani Bantul Pilih Simpan Hasil Panen
Tim gegana Brimob DIY membawa bungkusan yang diamankan di lokasi pos polisi Milir, Kedungsari, Pengasih, Kulonprogo, Rabu (28/12/2016). (Sekar Langit Nariswari/JIBI/Harian Jogja)
Bungkusan mencurigakan yang diduga bom dan tertinggal di pos polisi Milir, Kedungsari, Pengasih ternyata merupakan kotak berisi camilan
Harianjogja.com, KULONPROGO-Bungkusan mencurigakan yang diduga bom dan tertinggal di pos polisi Milir, Kedungsari, Pengasih ternyata merupakan kotak berisi camilan. Hal ini dipastikan oleh tim Gegana Brimob DIY pada Rabu (28/12/2016).
Bungkusan tersebut diamankan dan dibawa ke Polda DIY oleh petugas kepolisian. Wakapolres Kulonprogo, Kompol Heru Muslimin menjelaskan jika kotak yang ditinggalkan itu ternyata merupakan camilan oleh-oleh. "Isinya kotak berisi aneka makanan," jelasnya.
Penemuan kotak tersebut dilaporkan oleh anggota Satlantas yang hendak bertugas sekitar pukul 06.00 pagi ini. Hal tersebut kemudian dikoordinasikan dan ditindaklanjuti dengan menghubungi Brimob DIY.
Heru mengatakan bungkusan dicurigai mengandung bahan peledak karena sebelumnya jarang ditemukan barang yang tertinggal di pos tersebut. Selain itu, kewaspadaan memang selalu dijaga sehingga penemuan itu kemudian ditindaklanjuti.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nadiem Makarim dituntut 18 tahun dalam kasus Chromebook. Kuasa hukum optimistis bebas, pleidoi dijadwalkan awal Juni.
PAD wisata Gunungkidul sudah 72% hingga Mei 2026. Pantai Drini dan Sepanjang jadi penyumbang terbesar, target diprediksi tercapai Juni.
Jemaah haji Indonesia Muhammad Firdaus Ahlan hilang di Makkah. PPIH lakukan pencarian intensif dan gandeng polisi Saudi.
Fabio Di Giannantonio juara MotoGP Catalunya 2026 usai balapan penuh drama. VR46 kian kuat, peluang juara dunia terbuka.
BI-Rate naik 5,25%. Ekonom nilai langkah tepat, rupiah diprediksi menguat ke Rp16.800 per dolar AS.