BANDARA KULONPROGO : Warga Perlu Kosongkan Lahan sebelum Pertengahan Mei

Peletakan batu bata pertama NYIA (Desi Suryanto/JIBI - Harian Jogja)
06 April 2017 01:40 WIB Rima Sekarani Kulonprogo Share :

Warga diminta segera pindah agar tidak merasa terganggu saat pembangunan fisik mulai digencarkan

Harianjogja.com, KULONPROGO— Tahap pembangunan fisik New Yogyakarta International Airport (NYIA) ditargetkan mulai terlaksana pada pertengahan Mei mendatang. Imbasnya, PT Angkasa Pura I minta warga terdampak segera pindah dan mengosongkan lahan yang sudah dibebaskan.

Baca juga : http://www.harianjogja.com/baca/2017/04/05/bandara-kulonprogo-pembangunan-rumah-di-lahan-relokasi-bakal-dinegosiasi-ulang-2-807204">BANDARA KULONPROGO : Pembangunan Rumah di Lahan Relokasi Bakal Dinegosiasi Ulang

Project Manager Pembangunan NYIA PT Angkasa Pura I, R.Sujiastono, berharap warga segera membangun rumah setelah pindah dari lokasi pembangunan bandara, khususnya mereka yang memilih relokasi. “Masyarakat yang sudah punya kaveling harap segera membangun sehubungan dengan kegiatan pembangunan yang berangsur berjalan pada medio Mei atau Juni ini,” katanya, Rabu (5/4/2017).

Warga diminta segera pindah agar tidak merasa terganggu saat pembangunan fisik mulai digencarkan. Menurut Sujiastono, ada banyak hal yang nantinya bakal membuat warga tidak nyaman, seperti banyaknya kendaraan berat yang melintas. Dia lalu berharap pemerintah juga mempercepat persiapan lahan relokasi agar dapat segera dimanfaatkan warga.

Salah satu warga terdampak yang memilih relokasi, Sudarto, mengaku belum mengosongkan lahannya. Dia baru akan pindah jika rumah di lahan relokasi sudah jadi. Sejauh ini, lahan relokasi yang bakal dia pakai belum sepenuhnya siap untuk pengerjaan pembangunan rumah. “Harapannya saat pindah nanti, listrik dan airnya sudah siap,” papar warga Desa Kebonrejo, Kecamatan Temon itu.