Advertisement
Jip Wisata Kaliurang Dominasi Kunjungan Libur Tahun Baru
Jip wisata di Lereng Merapi, Sleman. - Harian Jogja/Lajeng Padmaratri
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN — Jip Wisata Kaliurang menjadi primadona selama libur Tahun Baru 2026. Jumlah wisatawan pengguna jip konsisten melampaui kunjungan wisata umum di kawasan lereng Merapi.
Kepala Dispar Sleman, Edy Winarya, mengungkapkan bahwa selama periode 30 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026, rata-rata pengunjung Jip mencapai 7.070 orang per hari. Perhitungan ini didasarkan pada jumlah unit Jip yang beroperasi, dengan asumsi satu armada diisi oleh empat orang penumpang.
Advertisement
Berdasarkan data Dispar Sleman, berikut adalah perbandingan rincian kunjungan wisatawan di kawasan Kaliurang selama puncak liburan:
- Pada Selasa (30/12), jumlah pengunjung wisata (umum) ada 1.909 orang dan pengunjung Jip ada 5.988 orang dengan 1.497 unit Jip beroperasi. Total kunjungan ada 7.897 orang.
BACA JUGA
- Pada Rabu (31/12), jumlah pengunjung wisata ada 1.414 orang dan pengunjung Jip ada 5.856 orang dengan 1.464 Jip beroperasi. Total kunjungan ada 7.270 orang.
- Pada Kamis (1/1/2026), jumlah pengunjung wisata ada 3.240 orang dan pengunjung Jip ada 6.128 orang dengan 1.532 Jip beroperasi. Total ada 9.368 orang.
“Angka wisatawan Jip itu hanya dihitung dari yang masuk Kalurahan Kepuharjo. Kalau Kalurahan Hargobinangun dan Glagaharjo tidak terhitung,” kata Edy dihubungi, Jumat (2/1/2026).
Secara keseluruhan, sektor pariwisata di "Bumi Sembada" mencatatkan performa yang impresif selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Sepanjang periode 20 – 31 Desember 2025, total kunjungan wisatawan pada objek wisata yang dikelola langsung oleh Pemerintah Kabupaten Sleman mencapai 437.213 orang. Tingginya minat masyarakat untuk menikmati sensasi lava tour dengan armada Jip menjadi motor utama penggerak angka kunjungan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Thailand Legalkan Pernikahan Sesama Jenis, Dorong Ekonomi Pelangi
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement




