BANGUNAN CAGAR BUDAYA : Penelitian 2 Tahun Selesai Digelar, Candi Kalasan Segera Dipugar

Petugas laboran Balai Pelestarian Cagar Budaya (PBCB) Yogyakarta mengamati atas Candi Kalasan yang hanya ditutupi dengan lapisan polikarbonat, Rabu (27/5/2015). (JIBI/Harian Jogja - Bernadheta Dian Saraswati)
10 April 2017 23:20 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Bangunan Cagar Budaya Candi Kasalan akan diperbaiki.

Harianjogja.com, SLEMAN -- Kondisi Candi Kalasan yang terletak di Dusun Kalibening, Tirtomartani, Kalasan akan dipugar pada 2018 mendatang. Pemugaran tersebut dilakukan setelah dilakukan penelitian selama dua tahun. Penelitian sendiri melibatkan sejumlah pakar dari multidisiplin.

Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jogja Winston Sam Dauglas Mambo mengatakan, kerusakan yang dialami Candi Kalasan sudah sangat parah. Selain dimakan usia, kerusakan juga disebabkan oleh gempa bumi yang terjadi pada 2006 lalu.

“Banyak bagian candi yang mengalami kerusakan. Penelitian sudah dilakukan, hasilnya baru kami bahas untuk perencanaan ke depan,” kata Winston kepada Harianjogja.com, Senin (10/4/2017).

Dia sendiri memperkirakan, pemugaran candi dapat dilakukan pada 2018 mendatang. Keistimewaan candi tersebut dibandingkan candi-candi lainnya, kata Winston, terletak pada wajralepa pada keempat sisi Candi Kalasan. Wajralepa sendiri merupakan lapisan intan di mana ketika malam hari, cahaya dari lapisan tersebut menyinari sekitar candi.

“Sayang keempat wajralepa sudah mulai rusak. Dibuat tiruannya bisa saja, tetapi kami masih menunggu hasil rekomendasi para ahli,” katanya.