Advertisement
Pemda DIY Kerahkan 160 Intelijen Perdamaian, Apa Saja Tugas Mereka?
Advertisement
Pemda DIY memiliki ratusan tenaga pelopor perdamaian
Harianjogja.com, JOGJA -- Pemerintah Daerah (Pemda) DIY mengerahkan 160 tenaga pelopor perdamaian sebagai intelijen di lapangan guna mencegah terjadinya konflik sosial. Ratusan intelijen itu bertugas mengumpulkan informasi terutama yang menimbulkan gejolak di tengah masyarakat sekaligus melakukan assessment di lapangan.
Advertisement
Baca Juga : http://m.solopos.com/?p=810624">Pemda DIY Kerahkan 160 Intelijen Pantau Potensi Konflik
Kepala Seksi Bantuan Sosial Korban Bencana Bidang Bantuan Jaminan Sosial Dinsos DIY Sigit Alifianto menyampaikan tugas mereka antara lain melakukan deteksi dini di wilayah rawan konflik. Mengingat di DIY banyak program yang jika tidak dikawal dengan baik akan menimbulkan potensi konflik. Mulai dari penataaan pantai, pembangunan bandara, proyek pasir besi, hingga program simpanan keluarga sejahtera jika pemberiannya tidak tepat sasaran, akan berpotensi konflik.
Tak hanya itu, intelijen bentukan Dinsos DIY ini juga harus mengawal informasi klithih, tawuran pelajar. Seperti melakukan deteksi dini, melihat sekolah yang masuk geng tertentu. Sigit mengakui, tenaga ini bisa diberdayakan oleh instansi lain terutama Polda DIY dan pihak Korem 072/Pamungkas untuk mengantisipasi konflik.
"Latar belakang tenaga ini ada yang lulusan SMA, S1, S2, prinsipnya mereka bekerja secara sosial, bukan buruh, kuli," imbuhnya, Selasa (18/4/2017).
Menurut Sigit, tenaga pelopor perdamaian ini berbeda dengan Tagana yang jumlahnya mencapai ribuan. Pihaknya akan membatasi tenaga pelopor perdamaian karena tujuan utamanya sebagai agen lapangan. Jika jumlahnya terlalu banyak maka akan menyulitkan pemantauan. Karena tenaga ini bertugas menggunakan pakaian sipil seperti layaknya masyarakat. Saat ini markas tenaga pelopor perdamaian telah diresmikan bulan April 2017 bertempat di Prenggan, Kotagede.
"Setiap hari ada yang piket di markas ini, kemudian beberapa pekan sekali melakukan koordinasi," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
Advertisement
Advertisement





