KONLIK GUA PINDUL : Disebut Langgar Kesepakatan, Ini Kata Pokdarwis Gelaran Indah

Antrean masuk ke Gua Pindul tidak padat, Selasa (12/7/2016). (David Kurniawan/JIBI - Harian Jogja)
09 Mei 2017 19:55 WIB Irwan A Syambudi Gunungkidul Share :

Konflik Gua Pindul sampai saat ini belum selesai juga.

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL — Konflik antar pengelola Gua Pindul kini masih belum berkesudahaan. Terbentuknya Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo untuk mengelola kawasan gua pindul nyatanya belum membawa dampak berarti.

Baca Juga : http://m.harianjogja.com/?p=815665">KONLIK GUA PINDUL : BUMDes Butuh Waktu Urai Persoalan, Sampai Kapan?

Koordinator Pokdarwis Gelaran Indah, Sugito yang sebelumnya dinilai oleh Pokdarwis lainnya telah melanggar kesepakatan menyangkal hal itu.

“Kami tidak melanggar kesepakatan karena kesepakatan itu tidak berlaku lagi setelah terbentuk BUMDes,” ujarnya, Senin (8/5/2017).

Oleh sebab itu, kesepakatan terdahulu yang mengharuskannya menerima wisatawan hanya dari Pokdarwis Dewa Bejo saja kini tidak lagi berlaku. Sehingga pihaknya tetap akan memasukkan wisatawan secara langsung tanpa melalui Dewa Bejo.

Menurutnya, hal ini sudah sesuai dengan kesepakatan sambil menunggu kinerja BUMDEs untuk mengelola.”Kalau sudah dipegang BUMDes, membayar berapapun kami siap. Karena ini jelas untuk desa. Namun kalau ke Pokdarwis, kesepakatannya sudah berakhir. Makanya kami langsung memasukkan wisatawan,” ucapnya.

Disisi lain dia mendukung keberadaan BUMDes untuk mengelola Gua Pindul.“Kami percaya BUMDes untuk mengelola Pindul, asal ada transparansi  kami mendukung sepenuhnya,” Ujar Sugito