WISATA BANTUL : Sampah di Sejumlah Obwis Masih Berserakan

Para peserta acara Gerakan Sadar Wisata dan Sapta Pesona membersihkan area Pantai Depok, Kecamatan Kretek, Rabu (10/5/2017). (JIBI/Harian Jogja - Rheisnayu Cyntara)
11 Mei 2017 21:40 WIB Rheisnayu Cyntara Bantul Share :

Pengelola objek wisata harus sadar betul pentingnya menjaga kebersihan

Harianjogja.com, BANTUL—Objek wisata (obwis) di Bantul dinilai masih kalah bersaing dengan objek wisata kabupaten tetangga, Gunungkidul, khususnya dalam pengelolaan kebersihan fasilitas wisata.

Kepala Dinas Pariwisata DIY Aris Riyanta menambahkan pengelola objek wisata harus sadar betul pentingnya menjaga kebersihan sebab hal itu menjadi salah satu alasan wisatawan untuk kembali berkunjung.

Indikator kebersihan dapat dilihat dari pengelolaan sampah, toilet, tempat makan, dan fasilitas lainnya. “Di Pantai Depok misalnya, masih perlu ditingkatkan kebersihannya. Sampah masih berserakan,” ucapnya di sela-sela acara Gerakan Sadar Wisata dan Aksi Sapta Pesona di Pantai Depok, Kecamatan Kretek, Rabu (10/5/2017).

Karena itu, perlu adanya upaya peningkatan terus menerus agar destinasi wisata ini semakin diminati. Aris juga mengimbau agar pengunjung diberikan edukasi untuk menjaga kebersihan objek wisata tersebut. Caranya dengan selalu mengingatkan pengunjung atau bahkan mengumumkan lewat papan pengumuman ataupun pengeras suara.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Esti Wijayati juga menilai masih banyak fasilitas umum seperti kamar mandi yang kurang terjaga kebersihannya. Beberapa kamar mandi umum di Panai Depok masih berbau pesing, banyak pasir dan berlumut.

Kebersihan fasilitas di objek wisata sangat memengaruhi citra pariwisata Indonesia. Jika fasilitas obek wisata tidak layak, banyak wisatawan yang kapok untuk berkunjung kembali. Karena itu, Esti mengimbau pengelola pariwisata termasuk kelompok sadar wisata untuk lebih memerhatikan aspek kebersihan.